Swasembada Air Jadi Pilar Ketahanan Nasional dan Pembangunan Berkelanjutan
- 08 Apr 2026 09:21 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Webinar Swasembada Air sebagai Pilar Ketahanan Nasional dan Pembangunan Berkelanjutan digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Komisi I DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum. Kegiatan ini membahas pentingnya pengelolaan air sebagai fondasi pembangunan nasional.
Isu swasembada air menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional. Hal ini sejalan dengan gagasan yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin kedua yang menekankan kemandirian bangsa melalui swasembada di berbagai sektor strategis, termasuk air.
Sekitar 74 persen penggunaan air nasional masih didominasi sektor pertanian dan peternakan. Kondisi ini menunjukkan pentingnya kebijakan yang tepat dan implementasi yang efektif agar pengelolaan sumber daya air dapat berjalan optimal serta mendukung ketahanan pangan dan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Direktur Air Minum, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PU, Oscar R.H Siagian, S.T.,M.Ist menekankan bahwa upaya mencapai swasembada air tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan strategi terpadu dan kolaborasi lintas sektor.
“Sektor air minum memerlukan penanganan strategis untuk menjamin pencapaian target nasional secara merata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pengelolaan air dan pemanfaatan teknologi digital. Oleh karena itu, masyarakat harus cerdas digital karena literasi digital dinilai dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga ketersediaan dan kualitas air.
Kedepannya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan harus diperkuat. Dengan demikian, target swasembada air tidak hanya menjadi wacana, tetapi dapat terwujud secara nyata demi mendukung ketahanan nasional dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (Dwinanda)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....