Soto Sangka, Kuliner Khas Kota Lama Banyumas yang Melegenda
- 10 Jan 2024 07:12 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto : Selain dikenal dengan mendoannya, Kabupaten Banyumas memiliki kuliner lain yang tidak kalah terkenal yakni Soto. Selain Soto Sokaraja, ada juga yang legendaris, yakni Soto Sangka, yang berada di Desa Kedunguter, Kecamatan Banyumas. Bahkan, warung Soto Sangka ini diklaim menjadi pelopor Soto di Kabupaten Banyumas, karena sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.
Warung Soto Sangka ini berada di Desa Kedunguter, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Hanya dengan mengikuti jalan dari Alun-alun Banyumas menuju ke arah timur, atau ke arah Polsek Banyumas dengan jarak Kurang lebih 500 meter kita, akan menemukan warung Soto di pinggir jalan dan ada tulisan Soto Sangka
Soto Sangka dijual di sebuah warung sederhana yang hanya berukuran 4 x 6 m. Di dalamnya tersedia 3 meja dengan 15 kursi plastik. Meski sederhana, citarasa dari kuliner tersebut terkenal enak dan nendang di lidah. Wisatawan maupun pembeli yang datang akan betah setelah tahu bagaimana rasa dari seporsi nasi dan kuah berbumbu yang menggiurkan ini.
Saat memasuki warung ini pengunjung akan disuguhi dengan gerobak kecil dengan 1 tungku besar mengepulkan asap dari tungku kayu bakar. dan perangkat inilah yang menjadi ciri khas dari soto sangka. peralatan ini masih asli peninggalan dari sang pemilik asli dari menu soto sangka yaitu Mbah Sangka.
Basuki yang merupakan generasi ke 3 dari mbah sangka mengatakan tidak ada
rahasia khusus dalam rasikan soto nya. Semua murni tanpa bahan penyedap maupun
pengawet, untuk kaldo pun hanya mengandalkan rebusan dari ayam kampung yang
merupakan salah satu bahan pembuatan sotonya.
Menurut Basuki nama Soto Sangka diambil dari nama kakeknya, yang bernama Sangka. Pada tahun itu, kakenya berjualan di pinggir jalan. Kemudian banyak orang yang membelinya, hingga akhirnya orang memberi nama Soto buatan Pak Sangka. Bukan hanya masyarakat umum saja yang membeli. Komposisi dari soto ini, yakni ketupat, daun bawang, ayam kampung, kecambah, kacang goreng, hingga sambel kacang. Harganya cukup terjangkau Rp 17 ribu untuk satu porsinya. Basuki mengatakan, yang membedakan sotonya dengan soto lain, karena tidak menggunakan MSG. Sedangkan memasaknya masih menggunakan cara tradisional yakni tungku kayu.
Bagi pengunjung yang ingin mencicipinya dan merasa porsinya kurang lengkap, pengunjung bisa menambahkan toping lainnya, seperti meminta ati ampela, atau ayam potong, seperti sayap, kepala hingga paha. Ada juga toping umum lainnya, seperti kerupuk, hingga usus goreng yang tersaji secara lengkap. Untuk harganya pun sangat terjangkau, untuk 1 porsi soto sangka hanya dibanderol 12 ribu rupiah, harga yang murah untuk kelezatan menu tradisional khas wisata kota lama Banyumas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....