Martabak Diet: Tetap Nikmat Meski Rendah Kalori

  • 23 Sep 2025 13:18 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Purwokerto: Martabak dikenal sebagai camilan favorit masyarakat Indonesia, namun kandungan kalorinya sering kali di khawatirkan bagi mereka yang sedang menjalani program diet. Menjawab keresahan ini, Eyiin, seorang praktisi food dan healthy lifestyle, membagikan resep martabak versi diet yang tetap menggugah selera tanpa membuat angka di timbangan melonjak.

Menurut Eyiin seorang praktisi food & healthy lifestyle dalam konten Tiktoknya menjelaskan bahwa kunci utama membuat martabak rendah kalori terletak pada pemilihan bahan yang sehat dan proses pengolahan yang tepat. Ia mengganti tepung terigu biasa dengan oat atau tepung almond untuk mengurangi asupan karbohidrat sederhana. Selain itu, gula digantikan dengan madu atau pemanis alami rendah kalori seperti stevia. "Dengan bahan-bahan yang lebih sehat, martabak tetap bisa dinikmati tanpa rasa bersalah," ujar Eyiin.

Eyiin juga menekankan pentingnya mengontrol porsi saat menyantap martabak, meskipun versi diet. Ia menyarankan menggunakan wajan kecil agar ukuran martabak tidak terlalu besar. Untuk topping, ia lebih memilih cokelat hitam, atau keju rendah lemak dibanding meses dan kental manis. "Yang penting kreatif dan sadar nutrisi, bukan asal kenyang," jelas Eyiin sambil menunjukkan proses memasak.

Martabak diet ini tidak hanya cocok untuk pelaku diet rendah kalori, tapi juga bagi penderita diabetes atau yang menjalani pola makan sehat. Dengan kandungan serat tinggi dari oat serta lemak sehat dari almond, resep ini juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Eyiin juga menyebutkan bahwa resep ini bisa dimodifikasi untuk kebutuhan diet keto, vegan, atau gluten-free.

Meski terdengar rumit, proses pembuatan martabak diet cukup sederhana dan bisa dilakukan di rumah. Selain itu, bahan-bahannya mudah ditemukan di supermarket atau toko bahan makanan sehat. Eyiin berharap resep ini dapat menjadi alternatif camilan sehat yang tetap enak dan bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga. “Makan enak itu tetap bisa, asalkan pintar memilih bahan,” ungkap Eyiin. (Vianda)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....