Yulinda Bangun Bisnis Dimsum dari Online ke Offline
- 29 Agt 2025 14:45 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto: Bisnis kuliner terus mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan praktis dan kekinian. Salah satu pelaku usaha yang ikut meramaikan tren ini adalah Yulinda Wulandari, warga asal Purwokerto, yang kini fokus menekuni usaha dimsum.
Berbekal pengalaman selama dua tahun berjualan secara online, Yulinda akhirnya memutuskan untuk melebarkan sayap dengan membuka penjualan secara offline. Langkah ini ia ambil sejak Senin lalu, sebagai upaya memperluas jangkauan pasar dan mendekatkan produk kepada konsumen.
Menurut Yulinda, alasan utama ia memilih berbisnis dimsum adalah karena melihat tingginya permintaan dari kalangan anak muda terhadap makanan ringan yang satu ini. “Karena sekarang ini banyak yang suka, terutama anak-anak muda,” ujarnya.
Salah satu menu andalan yang paling banyak digemari pelanggan adalah Dimsum Mentai, yang dikenal dengan cita rasa gurih dan sausnya yang khas. Dimsum mentai dijual dengan harga sekitar Rp3.000 per potong, sedangkan untuk varian dimsum original, dibanderol lebih terjangkau, yakni Rp2.000 per potong.
Dimsum buatan Yulinda dibuat dari bahan dasar seperti daging ayam, tepung, dan kulit pangsit. Kemudian diberi beragam topping menarik seperti wortel, keju mentai, bubuk cabai, chili oil, dan saus sambal.
Meski bisnisnya terus berkembang, Yulinda mengakui bahwa persaingan di dunia kuliner semakin ketat. Banyaknya kompetitor membuatnya harus lebih jeli dalam menjaga kualitas.
“Sekarang banyak kompetitor, jadi harus pandai menjaga kualitas,” katanya.
Sebagai strategi, ia fokus pada konsistensi rasa dan kualitas produk agar pelanggan tetap loyal. Meski belum meluncurkan menu baru, Yulinda tetap aktif melakukan promosi melalui media sosial dan platform digital untuk menjangkau lebih banyak konsumen.
Terutama generasi muda yang gemar berbelanja secara online. Tidak hanya ingin sukses secara pribadi, Yulinda juga memiliki harapan agar usahanya bisa memberikan dampak sosial di masa depan.
Salah satunya adalah membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Dengan tekad kuat dan strategi yang tepat, Yulinda berharap bisnis dimsumnya dapat terus berkembang dan menjadi pilihan utama pecinta kuliner di Purwokerto.(Ulfa/DSY)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....