Apakah Vitamin D berbahaya untuk ginjal? Ini dia faktanya

  • 01 Sep 2024 17:53 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Salah satu nutrisi yang sangat penting untuk menjaga Kesehatan dan kemampuan tubuh agar dapat bekerja dengan baik adalah Vitamin D. Selain terdapat secara alami di dalam sinar matahari, Vitamin D juga dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan dan suplemen. Sayangnya, asupan vitamin D di kalangan Masyarakat Indonesia masih rendah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa Tingkat vitamin D rata rata orang Indonesia adalah 17,2. Disisi lain, 30-60 nanogram vitamin D per mililiter adalah Tingkat normal yang direkomendasikan.

Menurut Dr. Hendry Suhendra, SpOT, vitamin D itu adalah imunomodulator, jadi memperbaiki imun kita secara keseluruhan, memperbaiki fungsi organ kita, fungsi jantung, fungsi liver, fungsi ginjal, semua organ kita diperbaiki. Jadi kalau ada kekhawatiran nanti merusak ya mana bisa, vitamin d itu memperbaiki, jadi aman buat ginjal, bahkan memperbaiki fungsi ginjal anda”.

Jika vitamin D dikonsumsi dalam dosis yang dianjurkan seperti yang diarahkan oleh dokter, umumnya aman untuk ginjal. Akan tetapi, vitamin D dapat meningkatkan kadar kalsium darah (hiperkalsemia) jika dikonsumsi secara berlebihan, yang dapat membahayakan ginjal dan meningkatkan resiko batu ginjal atau masalah lainnya. Dianjurkan agar orang yang memiliki masalah ginjal atau berisiko tinggi terkena penyakit ginjal untuk konsultasi dengan dokter sebelum memulai suplementasi vitamin D dan tergantung pada riwayat medis pasien, dokter dapat menyarankan dosis yang aman.

“Jadi kalau sudah kelainan ginjal fase akhir yang sudah dialisis cuci darah, itu fungsi ginjalnya kan sudah 0 itu sudah tidak bisa lagi minum itu, nah itu diberikan bentuk vitamin D yang aktif kalsitriol ya, tapi itu berbeda karena itu obat resep bukan lagi suplemen” ujar Dr. Hendry.

Vitamin D juga diyakini berperan dalam menjaga kesehatan ginjal secara umum. Kadar vitamin D aktif seringkali rendah pada pasien dengan penyakit ginjal kronis, yang dapat memperburuk kerusakan ginjal dan mengakibatkan masalah lebih lanjut seperti hiperkalsemia atau penyakit tulang yang berhubungan dengan ginjal. Kadar kalsium yang meningkat meningkatkan risiko batu ginjal dan bahkan gagal ginjal dengan menyebabkan timbunan kalsium dalam ginjal. Selain itu, orang yang sudah memiliki penyakit ginjal kronis harus berhati-hati karena vitamin D dapat memperburuk kondisi mereka dengan meningkatkan kadar kalsium dalam darah.

Saya ulangi disini bahwa seorang ahli ginjal juga menyatakan pendapat yang sama bahwa Vitamin D tidak mengganggu fungsi ginjal anda, bahkan membantu ginjal anda” pungkas Dr. Hendry.

Secara keseluruhan, vitamin D sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal, terutama untuk mengontrol kalsium dan fosfor dan menjaga agar tidak terjadi kerusakan ginjal lebih lanjut. (tn/zellyka)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....