Pencegahan dan Penanganan Rabies Perlu Diperhatikan
- 30 Sep 2026 23:33 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan kepada manusia melalui gigitan. Penularan juga dapat terjadi ketika air liur hewan pembawa rabies mengenai mukosa tubuh.
Ketua Himpunan Dokter Hewan Indonesia Jawa Tengah, drh. Hewan Nurholis Majid, mengatakan rabies dapat mengubah perilaku hewan. Hewan terinfeksi dapat menunjukkan perilaku agresif dan mudah menyerang.
Tanda lainnya meliputi takut terhadap cahaya dan air hingga mengalami kejang-kejang. Masyarakat perlu mengenali perubahan tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hewan pembawa rabies.
Vaksinasi menjadi salah satu upaya pencegahan rabies pada hewan pembawa rabies atau HPR. Hewan yang telah divaksin memiliki antibodi atau kekebalan terhadap virus rabies.
Pemilik hewan juga perlu menjaga kebersihan dan kesehatan hewan peliharaan. Pengawasan diperlukan agar hewan tidak berkeliaran tanpa pengawasan.
Nurholis menjelaskan langkah yang perlu dilakukan setelah seseorang digigit HPR. Luka harus segera dibersihkan sebelum korban mendapatkan pemeriksaan medis.
“Langkah pertama adalah cuci luka dalam air mengalir selama paling tidak 15 menit,” ujar Nurholis, Selasa (29/9/2026). Setelah itu, luka diberikan antiseptik dan korban dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Tenaga medis kemudian menentukan tindakan pencegahan berdasarkan hasil pemeriksaan korban. Tindakan tersebut dapat mencakup vaksinasi rabies atau pemberian serum antirabies.
Pengendalian populasi HPR juga dapat dilakukan melalui sterilisasi. Pengawasan diperlukan terhadap hewan seperti anjing, kucing, musang, dan kera.
Nurholis mengatakan pencegahan rabies membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, organisasi profesi, pemilik hewan, dan masyarakat dapat berperan melalui vaksinasi dan pengawasan.
Sosialisasi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan rabies di masyarakat. Upaya tersebut perlu dilakukan bersama dengan pengendalian populasi dan pemantauan hewan pembawa rabies. (Seftiamala Awalia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....