ISPA Mudah Menular, Kualitas Udara dan Cuaca Jadi Faktor Pemicu
- 17 Sep 2026 07:29 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID,Purwokerto - Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), merupakan penyakit umum yang terjadi dan dapat menyerang semua kelompok usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia,. Dokter Choerul Mufied dalam Dialog KesehatanPro1 RRI Purwokerto, Selasa (15/09/2026) mengatakan perubahan cuaca dan buruknya kualitas udara dapat meningkatkan risiko terjadinya ISPA.
"ISPA itu infeksi seluruh saluran pernapasan akur, mulai dari hidung sampai ke bagian paru-paru. Penyakit ini sangat mudah menular , terutama pada saaat cuaca kurang baik, musim pancaroba atau ketika kualitas udara kurang baik." kata dr. Choerul Mufied.
Menurutnya, paparan asap kebakaran hutan dan lahan maupun debu vulkanik juga dapat memperburuk kondisi saluran pernapasan. Partikel asing yang terhirup tubuh akan memicu reaksi alami berupa batuk, bersin maupun keluarnya lendir sebagai upaya tubuh mengeluarkan benda asing dari saluran pernapasan.
"Kalau ada sesuatu yang masuk dan terhirup, itu merupakan benda asing yang akan menimbulkan refleks. Refleknya adalah batuk, karena tubuh berusaha menolak sesuatu yang masuk di luar kebiasaanya, ujarnya.
Ia menjelaskan ISPA dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri, dengan gejala yang beragammulai dari batuk, pilek, demam hingga sesak nafas. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian lebih pada kelompok rentan seperti bayi, abak-anak, lansia maupun masyarakat yang memiliki daya tahan tubuh rendah atau penyakit penyerta.
"Penyakit ini bisa ringan sampai berat, Pada orang dengan kondisi tubuh yang lemahm, anak kecil, bayi atau orang tua dengan daya tahan tubuh rendah, gejalanya bisa lebih berat, seperti demam tinggi, batuk dan sesak napas," jelasnya.
dr. Choerul Mufied menambahkan, penggunaan masker salah satu langkah perlindungan ketika masayrakat berada di lingkungan dengan paparan debu, asap atau kualitas udara yang buruk. Masyarakat juga disarankan segera menjauh dari sumber paparan apabila mulai mengalami gangguan pernapasan.
"Kalau kita sudah tau berada ditempat yang banyak debu atau asap, kita harus mempersiapkan diri, salah satunya dengan menggunakan masker yang sesuai dengan kondisi lingkunganya,"ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....