Badan POM Luncurkan SAPA SEMESTA untuk Perkuat Daya Saing UMK Pangan Olahan
- 30 Jul 2026 10:40 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan (Sinergi Ekosistem Academia, Business, Government) resmi diluncurkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) sebagai upaya memperkuat pembinaan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di sektor pangan olahan.
Melalui program ini, Badan POM mendorong kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha guna menciptakan ekosistem pendampingan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut berlangsung secara hybrid dengan Kantor Badan POM sebagai lokasi utama. Peluncuran diikuti secara serentak oleh 12 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM, termasuk Balai POM di Banyumas.
Agar menjangkau peserta yang lebih luas, kegiatan turut disiarkan secara langsung melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan dari sejumlah daerah.
Peluncuran SAPA SEMESTA turut dihadiri Kepala Badan POM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman, Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Arief S. Kartasasmita, dr., Sp.M(K)., M.Kes., Ph.D., Ketua Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) Ir. Adhi S. Lukman, serta jajaran pimpinan Badan POM dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat pembinaan UMK pangan olahan melalui kolaborasi lintas sektor.
Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran, Badan POM dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah menandatangani Nota Kesepahaman untuk memperkuat sinergi dalam pembinaan UMK pangan olahan. Melalui kerja sama tersebut, kedua instansi berkomitmen memperluas pendampingan perizinan, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta mendorong lahirnya produk pangan olahan yang aman, bermutu, memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, dan memiliki daya saing yang lebih baik.
Selain penandatanganan Nota Kesepahaman, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan Nomor Izin Edar (NIE) secara simbolis kepada pelaku UMK pangan olahan yang memperoleh izin edar pada tahun 2026. Penyerahan dilakukan secara serentak di 12 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM, termasuk Balai POM di Banyumas, sebagai apresiasi terhadap pelaku usaha yang telah menerapkan standar keamanan dan mutu dalam proses produksinya.
Melalui Program SAPA SEMESTA, Badan POM berharap pembinaan UMK pangan olahan dapat berlangsung lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku UMK sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan olahan dalam negeri yang aman dan bermutu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....