BPJS Kesehatan Kebumen Perkuat Perlindungan Relawan SPPG
- 23 Mei 2026 05:38 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purworejo - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus diperkuat untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para relawan dan tenaga pendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Purworejo. Melalui sinergi lintas sektor, BPJS Kesehatan mendorong seluruh relawan SPPG agar terdaftar sebagai peserta JKN demi menjamin keamanan dan kenyamanan mereka dalam bekerja.
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo sekaligus Ketua I Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Purworejo, Ahmad Jainudin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Purworejo mendukung penuh tercapainya cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC). Menurutnya, keberadaan SPPG yang melibatkan banyak tenaga kerja harus diimbangi dengan perlindungan kesehatan yang memadai.
“Pemerintah Kabupaten Purworejo sebagai bagian dari kebijakan nasional tentu mendukung tercapainya UHC. Keberadaan SPPG yang setiap unitnya melibatkan puluhan tenaga kerja perlu diidentifikasi dan didorong agar seluruh karyawannya menjadi peserta JKN,” ujar Ahmad, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, aktivitas para relawan SPPG memiliki risiko kesehatan yang cukup tinggi karena harus bekerja sejak dini hari hingga proses distribusi makanan selesai. Kondisi tersebut dinilai memerlukan perlindungan kesehatan yang optimal melalui kepesertaan JKN.
“Mereka bekerja mulai sekitar pukul dua atau tiga pagi hingga proses distribusi selesai. Aktivitas tersebut tentu membutuhkan energi yang luar biasa dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan,” tambahnya.
Ahmad menuturkan, berdasarkan hasil evaluasi masih terdapat relawan yang belum memiliki jaminan kesehatan. Karena itu, pihaknya meminta kepala dapur segera melaporkan data kepesertaan BPJS Kesehatan kepada Dinkesda melalui koordinator wilayah, dengan target penyampaian paling lambat akhir Juni 2026.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo, Budi Susanti mengingatkan pentingnya perlindungan kesehatan bagi relawan dengan aktivitas kerja padat dan jam kerja yang tidak biasa.
“Sakit tidak ada yang tahu kapan datangnya. Apalagi relawan memiliki rentang usia yang beragam dan bekerja mulai dini hari. Hal tersebut dapat memengaruhi pola istirahat dan kondisi kesehatan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan guna menjaga kondisi tubuh tetap prima.
| Baca juga: Bye Bau Badan! Ini Cara Praktis Mengatasinya |
“Kami berharap masyarakat Purworejo selalu sehat. Namun ketika sakit, sudah memiliki jaminan kesehatan sehingga tidak perlu khawatir terhadap pembiayaan layanan kesehatan,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata menegaskan bahwa Program JKN merupakan program wajib sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang bertujuan memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
Menurut Dina, relawan SPPG memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga perlu mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai.
“Program MBG dan Program JKN memiliki tujuan yang saling mendukung sebagai bagian dari Asta Cita Presiden. Keduanya menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif,” jelasnya.
Dina berharap seluruh relawan SPPG segera terdaftar sebagai peserta JKN agar memperoleh perlindungan kesehatan secara optimal dan dapat bekerja dengan lebih tenang.
“Kami ingin memastikan seluruh relawan SPPG mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal. Harapannya sinergi yang telah dibangun ini dapat terus diperkuat,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....