Tetap Bugar meski Usia Bertambah

  • 13 Mei 2026 10:33 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Menjaga kualitas hidup di usia lanjut kini menjadi perhatian penting bagi masyarakat, terutama dalam memastikan masa tua tetap produktif dan sehat (health span). Salah satu faktor kunci dalam memperlambat proses penuaan sel tubuh adalah melalui pengaturan nutrisi yang tepat dan konsisten, bukan sekadar memburu umur panjang namun mengabaikan vitalitas fisik.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh pakar gizi sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Dr. dr. Irma Putri Damayanti, M.Gz. dalam obrolannya dalam program Indonesia Sehat RRI Pro1 Purwokerto, Jum’at (8/5/2026). Ia menjelaskan bahwa penuaan sel atau DNA adalah proses alami yang tidak bisa dihindari.

Namun, gejalanya seperti pengeroposan tulang (osteoporosis) dan penyusutan massa otot (sarcopenia) dapat diperlambat dengan asupan protein berkualitas dan mikronutrien yang cukup. "Kita tidak hanya ingin umur panjang, tapi kita ingin health span, yaitu masa tua yang sehat.

Kuncinya ada pada protein berkualitas, seperti ikan kembung yang kaya nutrisi namun terjangkau, serta menjaga massa otot melalui latihan beban ringan secara rutin," ujar dokter Irma. Lebih lanjut, dokter Irma menekankan bahaya kelebihan gula yang dapat memicu proses glikasi, yakni menempelnya gula pada protein kolagen yang menyebabkan kulit keriput dan pengerasan pembuluh darah.

Sebagai solusi, ia menyarankan pola makan "Isi Piringku" dari Kemenkes yang mengalokasikan porsi besar untuk sayuran dan buah-buahan berwarna-warni sebagai sumber antioksidan guna menangkal radikal bebas. Selain kualitas makanan, proses memasak juga sangat berpengaruh.

Masyarakat dihimbau untuk mengurangi metode menggoreng rendam (deep fried) dan beralih ke cara mengukus atau merebus. Dokter Irma juga mengingatkan pentingnya hidrasi, terutama bagi lansia yang sering kehilangan rasa haus, serta penerapan aturan "G4 G1 L5" (Gula 4 sendok makan, Garam 1 sendok teh, dan Lemak 5 sendok makan per hari).

Sebagai pesan penutup, dokter Irma mengajak generasi muda maupun lansia untuk mulai memperbaiki gaya hidup sedini mungkin. "Konsistensi adalah kunci. Mulailah dengan langkah sederhana seperti berjalan kaki 10 menit setelah makan dan memilih makanan lokal yang segar daripada produk olahan, agar fungsi tubuh tetap optimal hingga usia senja," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....