IBI Banyumas Perkuat Pendampingan Kesehatan Lansia

  • 12 Mei 2026 15:30 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Banyumas terus memperkuat pendampingan kesehatan bagi para lanjut usia melalui berbagai program pelayanan di tengah masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui keterlibatan aktif bidan dalam kegiatan Posyandu Lansia hingga Sekolah Lansia.

Pengurus IBI Cabang Banyumas, Sarlina Siahaan, S.ST mengatakan, peran bidan sangat penting dalam mendukung kesehatan lansia, baik melalui edukasi kesehatan maupun pendampingan langsung kepada keluarga lewat program Posyandu Lansia dan Sekolah Lansia.

“Kasih penyuluhan kesehatan tentang lansia, melakukan edukasi tentang tanda-tanda mereka yang berbahaya bagaimana, juga kami lakukan untuk melakukan senam lansia yang ringan,” ujarnya saat diwawancarai RRI pada Selasa, (12/5/2026).

Dalam kegiatan Posyandu Lansia, bidan bersama tenaga kesehatan lainnya melakukan pemeriksaan kesehatan sederhana seperti pengecekan gula darah, asam urat, tekanan darah, hingga pemantauan berat badan dan tinggi badan secara berkala. Bagi lansia yang tidak bisa datang, IBI Banyumas juga melakukan kunjungan ke rumah lansia.

Selain itu, para lansia juga diberikan edukasi mengenai pola makan sehat, pola hidup sehat, serta pentingnya menjaga pola pikir positif agar tetap produktif di usia senja. Menurutnya, sejumlah keluhan kesehatan yang paling sering dialami lansia di Banyumas antara lain sulit tidur, nyeri lutut, sering buang air kecil pada malam hari, gangguan pencernaan, mudah lupa, hingga perasaan kesepian.

Untuk menjaga kesehatan, Sarlina menyarankan lansia membiasakan minum air hangat setelah bangun tidur, menghindari konsumsi kopi, teh, makanan siap saji, dan minuman bersoda, serta rutin mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

“Lansia tangguh dan smart itu, dia harus bisa setiap hari beraktifitas. Nggak boleh diem. Contohnya dia bangun tidur, dia harus minum air hangat, minimal satu gelas yang gede, air putih hangat,” katanya.

Terakhir, Sarlina berharap masyarakat dan keluarga semakin peduli terhadap kondisi lansia, tidak hanya dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga kebutuhan emosional mereka.

“Kami berharap masyarakat lebih peduli dan keluarga benar-benar membantu serta melindungi lansia. Mereka hanya butuh perhatian, dihormati, dihargai, dan didengarkan pendapatnya. Jangan biarkan mereka merasa kesepian,” pungkasnya. (Aisha)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....