Osteoporosis pada Wanita dalam Kacamata Gizi: Kalsium Saja Tidak Cukup
- 11 Mei 2026 11:08 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Osteoporosis, yakni kondisi tulang yang keropos, merupakan salah satu penyakit yang banyak menyerang lansia. Namun, tahukah Anda bahwa osteoporosis juga mungkin terjadi pada orang muda dan lebih rentan dialami oleh perempuan?
Penderita osteoporosis memiliki tulang dengan rongga yang renggang atau besar, berbeda dengan orang normal yang rongga tulangnya padat. Kondisi ini menyebabkan penderita lebih rentan mengalami patah tulang.
Secara umum, ada dua penyebab osteoporosis, yakni umur dan kebiasaan. Penurunan massa tulang terjadi secara alami ketika seseorang berusia lebih dari 50 tahun. Sementara itu, kebiasaan seperti merokok, sering minum, sering minum minuman bersoda, dan diet ekstrim memperbesar risiko osteoporosis.
Perempuan lebih mungkin terkena osteoporosis karena mengalami menopause. Menopause menyebabkan penurunan hormon esterogen yang berfungsi mempertahankan kepadatan tulang.
Seorang ahli gizi, Anita Rachmatun Nikmah, S.Gz menjelaskan osteoporosis bisa dicegah dari usia muda. “Pertumbuhan massa tulang dimulai dari sejak lahir 0 tahun – 30 tahun. Ini masa paling baik untuk menjaga kesehatan tulang,” katanya dalam Dialog Jendela Informasi Kita Pro 1 RRI Purwokerto.
Anita juga menjelaskan beberapa cara yang dapat mencegah osteoporosis, sebagai berikut.
- Memenuhi kebutuhan kalsium, misalnya dengan mengonsumsi susu, produk olahan susu, ikan, kacang-kacangan, tempe, dan tahu. Kalsium akan mengganti sel-sel yang rusak, memperkuat otot, dan pada akhirnya membantu menjaga kekuatan tulang.
- Memenuhi kebutuhan vitamin A, K, dan C yang membantu penyerapan kalsium dan menjaga struktur tulang. Misalnya dengan mengonsumsi sayuran hijau seperti brokoli dan bayam.
- Berjemur selama 5-15 menit setiap hari, kira-kira pukul 07.00-09.00 waktu setempat untuk mendapat vitamin D. Dapat pula mengonsumsi vitamin D, tentunya dengan anjuran dokter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....