Tren Minuman Berlabel Zero Sugar: Cara Cerdas Membaca Label Kemasan
- 06 Mei 2026 07:09 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Tren minuman berlabel zero sugar atau rendah gula semakin diminati masyarakat yang ingin hidup lebih sehat. Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terkecoh dengan label tersebut tanpa memahami kandungan di dalamnya.
Banyak produk zero sugar tetap memiliki rasa manis karena menggunakan pemanis buatan seperti aspartam, sukralosa, maupun sakarin. Kandungan ini sering dipakai untuk menggantikan gula, tetapi tetap memberikan sensasi manis yang kuat.
“Katanya zero sugar ya? Tapi kalau di menu kok ada rasa manis-manisnya ya? Itulah sihir dari si pemanis buatan,” ujar Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin dalam unggahan di akun media sosialnya.
Pemanis buatan dapat memiliki tingkat kemanisan 200 kali lebih tinggi dibanding gula biasa meski digunakan dalam jumlah sangat sedikit. Karena itu, produk rendah gula tetap terasa manis dan menarik bagi konsumen.
Ia menambahkan, saat lidah merasakan manis, otak akan bersiap menerima gula sebagai sumber energi. Namun ketika gula yang diharapkan tidak masuk ke tubuh, kondisi tersebut dapat memicu rasa lapar atau keinginan makan lebih banyak.
Masyarakat perlu lebih kritis membaca komposisi produk, bukan hanya terpaku pada label depan kemasan. Minuman rendah gula tetapi tetap mengandung pemanis buatan tetap perlu dikonsumsi secara bijak.
Melalui edukasi tersebut, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar pentingnya memilih konsumsi sehat. Pemahaman terhadap kandungan produk menjadi kunci agar tidak mudah terjebak pada klaim pemasaran semata. (Dwinanda)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....