Gizi Seimbang dan Gaya Hidup Sehat untuk Menjaga Reproduksi

  • 04 Mei 2026 11:27 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Dari hari ke hari, kesulitan reproduksi semakin parah yang disebabkan oleh gaya hidup yang semakin jauh dari natural. Penggunaan bahan kimia untuk membuat suatu produk serta gizi yang tidak seimbang menjadi salah satu pengaruh terhadap reproduksi yang baik.

Dalam Obrolan Kesehatan Pro 2 RRI Purwokerto bersama dr. Arfelina Sugiarto, M.D yang membahas tema “Gizi Seimbang untuk Reproduksi yang Baik”, dr. Ina menuturkan bahwa gizi bukan satu-satunya alasan infertilitas atau ketidakmampuan menghasilkan keturunan, sehingga persoalan gizi tidak bisa disalahkan begitu saja.

Dalam hal ini, gaya hidup juga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi hal tersebut. Misalnya jarang berolahraga, merokok, serta makan-makanan dengan jenis yang dapat memengaruhi fertilitas seseorang.

“Kalau soal gizi saat hamil dan sesudah hamil bisa dikatakan sama saja, tetapi untuk porsi berolahraga sendiri tetap bisa dilakukan dengan menyesuaikan kondisi janin,” jelasnya.

“Perbaikan gizi sebenarnya sebelum dan sesudah itu sama aja, ya, maksudnya bahkan kayak misalnya porsi olahraga kalau memang dengan catatan janinnya kuat, ya, tetap dilanjut itu nggak kenapa-kenapa,” lanjutnya.

Untuk mengetahui lebih dini kondisi tubuh terkait hal ini, dr. Ina menyarankan untuk memeriksakannya ke dokter. Ketika terjadi menstruasi yang tidak normal atau adanya nyeri saat berhubungan intim. Dengan pemeriksaan lebih awal tersebut dapat dilakukan upaya penanganan, salah satunya yaitu dengan perbaikan gizi.

Dengan demikian, gizi seimbang menjadi salah satu peran penting dalam menjaga kesehatan reproduksi. Selain gizi, gaya hidup juga memengaruhi tingkat kesuburan seseorang. Pemeriksaan dini diperlukan agar gangguan reproduksi bisa segera ditangani. (Helmalia)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....