Stay Sadar: Kunci Generasi Muda Bebas Narkoba
- 26 Apr 2026 09:19 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Generasi muda masa kini dihadapkan pada tantangan pergaulan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan gaya hidup hingga fenomena FOMO (Fear of Missing Out) yang kerap menjerumuskan mereka pada penyalahgunaan narkoba. Dalam upaya membentengi anak muda, BNN Kabupaten Cilacap menekankan bahwa kunci utama untuk tetap sehat dan produktif adalah dengan memiliki kesadaran diri yang kuat serta ketahanan diri untuk berani menolak segala bentuk pengaruh negatif.
Isu krusial ini dibahas secara mendalam dalam program dialog interaktif "SPADA" yang disiarkan melalui Pro 2 FM Purwokerto pada Kamis, 09 April 2026. Acara obrolan tersebut menghadirkan narasumber Kak Raras Ambororetno, S.Sos., selaku Ketua Tim (Katim) Pencegahan BNN Kabupaten Cilacap.
Diskusi tersebut mengusung tema "Stay Sadar, Stay Sehat, Tanpa Narkoba" sebagai ajakan bagi remaja untuk lebih memahami kapasitas diri dan bahaya nyata zat adiktif. Kak Raras menjelaskan bahwa istilah "Stay Sadar" merujuk pada kemampuan seseorang untuk memahami kebutuhan dirinya sendiri, baik secara fisik maupun mental, sehingga tidak mencari pelarian yang salah saat menghadapi masalah.
"Rata-rata penyalahguna narkoba itu diawali dari kondisi tidak sehat secara fisik maupun mental. Mereka merasa ada yang salah dengan dirinya, tapi mencarinya ke teman atau lingkungan yang negatif," ungkap Kak Raras.
Lebih lanjut, Ia memaparkan bahwa narkoba tidak hanya terbatas pada jenis sabu atau ekstasi, tetapi juga mencakup zat adiktif lain seperti lem, rokok, alkohol, hingga penyalahgunaan obat batuk dengan dosis yang tidak tepat. Dampak yang ditimbulkan pun sangat fatal, terutama kerusakan permanen pada saraf otak yang tidak bisa disembuhkan, melainkan hanya bisa dipulihkan melalui proses rehabilitasi.
Sebagai langkah preventif, BNN Cilacap menurut Kak Raras mendorong anak muda untuk membangun "ketahanan diri" melalu berbagai cara. Cara tersebut lanjut kak Raras yakni dimulai dengan memilih lingkungan yang positif.
" Artinya teman-teman harus berani keluar dari zona nyaman jika lingkungan pertemanan sudah menunjukan tanda-tanda yang negatif, selain itu kami juga menghimbau teman-teman untuk melakukan aktivitas yang menyehatkan, seperti membiasakan bangun pagi, makan makanan yang bergizi hingga aktif berorganisasi " Kata Kak Raras.
Selain itu menurut Kak Raras edukasi keluarga juga memiliki peranan yang penting, dimana peran orang tua sebagai role model sangat dibutuhkan dalam rangka membentuk karakter anak yang tangguh. Ia juga menghimbau bagi masyarakat yang mengetahui adanya teman atau keluarga yang sudah terjerumus, untuk segera melapor ke kantor BNN terdekat.
" Kami dari BNN menyediakan program rehabilitasi gratis, baik rawat jalan maupun rawat inap, untuk membantu pemulihan para penyalahguna narkoba" Tutup Kak Raras.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....