Donor Darah: Gaya Hidup Sehat dan Keren
- 23 Apr 2026 10:38 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Menjaga kesehatan tidak hanya soal pola makan dan olahraga, tetapi juga bisa dilakukan melalui aksi kemanusiaan seperti donor darah. Demikian prolog Obrolan Kesehatan di Pro 2 FM bersama narasumber dr. Mey Dian Intan Sari, Kepala UDD PMI Kabupaten Purbalingga, Senin (13/4/2026).
Dokter Mey menekankan bahwa donor darah bukan sekadar membantu sesama, melainkan juga investasi kesehatan bagi pendonornya sendiri. Informasi terpenting yang perlu diketahui adalah kondisi stok darah saat ini.
Pasca bulan Ramadhan dan Idul Fitri, permintaan darah seringkali mengalami kenaikan yang signifikan, terutama akibat kasus penyakit tertentu seperti gagal ginjal atau kecelakaan. Saat ini, stok golongan darah B dan O di PMI Purbalingga dilaporkan sedang berada dalam kondisi kritis, yang berarti hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan satu hingga dua hari kedepan.
"Kami punya perhitungan stok aman, jika permintaan naik melebihi target harian, kami harus bekerja lebih keras untuk menutup kekurangan tersebut setiap harinya," jelas dokter Mey. Donor darah memiliki manfaat medis yang nyata, salah satunya adalah regenerasi sel darah merah.
Ketika darah didonorkan, sumsum tulang belakang akan memproduksi sel darah merah baru yang lebih segar dan kaya oksigen, sehingga organ tubuh lainnya dapat berfungsi lebih optimal. Bahkan, dokter Mey menyebutkan bahwa pendonor rutin seringkali terlihat lebih awet muda dibandingkan mereka yang jarang atau tidak pernah donor.
Bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya, dokter Mey memberikan beberapa tips persiapan penting:
- Istirahat Cukup: Pastikan tubuh dalam kondisi bugar dan tidak begadang sebelum melakukan donor.
- Hidrasi: Konsumsi air mineral lebih banyak dari biasanya sebelum dan sesudah donor untuk mencegah risiko pusing atau pingsan.
- Persyaratan Fisik: Berat badan minimal 45 kg, kadar hemoglobin minimal 12,5, serta tekanan darah yang normal.
Satu kantong darah yang didonorkan ternyata dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa karena akan diolah menjadi komponen yang berbeda-beda seperti sel darah merah pekat (PRC), trombosit, dan plasma. Donor darah dapat dilakukan secara rutin setiap 62 hari sekali.
Masyarakat dapat memantau stok darah harian atau menanyakan jadwal unit mobil donor darah melalui Instagram resmi @uddpmipurbalingga atau layanan call center di nomor 08166766338. "Hingga saat ini belum ada pabrik darah sintetis, jadi donor darah sukarela adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan pasien yang membutuhkan," pungkas dokter Mey.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....