Tips Puasa Nyaman: Cara Jaga Asam Lambung Tetap Stabil Menurut dr. Choirul Mufied
- 14 Mar 2026 23:24 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, PURWOKERTO – Menjalankan ibadah puasa Ramadan bukan berarti harus terganggu dengan keluhan asam lambung atau maag. Dengan pola makan dan kebiasaan yang tepat, penderita gangguan lambung tetap bisa berpuasa dengan nyaman dan sehat.
Hal tersebut disampaikan oleh dr. Choirul Mufied dalam siaran Dialog Kesehatan di Pro 1 RRI Purwokerto, Selasa, 03 Maret 2026 lalu. Menurutnya, kunci utama menjaga stabilitas asam lambung terletak pada pengaturan menu dan perilaku setelah makan, baik saat sahur maupun berbuka.
Ia menjelaskan bahwa perut yang kosong selama lebih dari 12 jam secara alami akan meningkatkan konsentrasi asam di lambung. Namun, masalah biasanya muncul bukan karena puasanya, melainkan karena balas dendam saat berbuka atau salah memilih menu sahur.
“ Pesan saya tentu jangan sampai kita melewatkan sahur, karena sahur ini kan menjadi semacama cadangan energi dan penetral asal lambung di pagi hari, jadi saran saya pilih konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau gandum, “ tambah dokter Mufied.
Selain itu lanjut dokter Mufied, selama berpuasa kita juga disarankan untuk mengurangi atau bahkan menghindari makanan pemicu asam lambung naik seperti makanan pedas, makanan yang asam, bersantan kental atau makanan yang yang terlalu berlemak. Selain itu kata dia disarankan jangan langsung makan besar.
“ Sebaiknya awali dengan air putih dan sedikit makanan manis seperti kurma, terus beri jeda, baru kemudian makan berat dengan porsi secukupnya, dan penting juga yang perlu dilakukan adalah hindari hidur setelah makan, karena ini memicu asam lambung akan naik,” tambahnya.
Dokter Mufied menambahkan bahwa hormon stres sangat berpengaruh pada produksi asam lambung. Sehingga ia menyarankan bahwa puasa seharusnya menjadi momen untuk lebih tenang dan sabar. Meskipun puasa seringkali justru memperbaiki kondisi lambung karena pola makan yang lebih teratur, Ia mengingatkan agar segera berkonsultasi jika muncul gejala nyeri hebat, muntah yang tidak kunjung berhenti, atau feses berwarna hitam.
"Puasa itu menyehatkan jika dilakukan dengan ilmu. Lambung kita butuh istirahat, tapi jangan disiksa dengan pola makan yang salah saat jendela makan terbuka," pungkasnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....