Waspada Kelelahan Akut saat Berolahraga, Kenali Sinyal Tubuh sebelum Terlambat

  • 27 Feb 2026 14:25 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Dorongan untuk mencapai prestasi maksimal atau sekadar mengejar target kebugaran sering kali membuat seseorang memaksakan tubuhnya melampaui batas sehat. Namun, mengabaikan alarm alami tubuh saat berolahraga intensif dapat berakibat fatal, mulai dari cedera serius hingga kematian mendadak.

Mengutip laman resmi klikdokter.com disebutkan bahwa fenomena atlet atau pegiat olahraga yang kolaps di tengah aktivitas fisik bukan hal baru. Kasus tragis seperti meninggalnya pemain sepak bola Kamerun, Marc-Vivien Foé, di tengah pertandingan internasional tahun 2003, atau kolapsnya pelari maraton amatir David Brown tepat setelah garis finis, menjadi pengingat nyata akan risiko tersebut.

"Tubuh manusia adalah sistem kompleks yang dirancang untuk memberi tahu kita kapan harus berhenti. Mengabaikan sinyal-sinyal ini bisa berarti perbedaan antara hidup sehat atau menghadapi risiko fatal," tulis sebuah peringatan kesehatan yang viral di media sosial baru-baru ini.

Saat melakukan aktivitas fisik intens, tubuh sebenarnya secara otomatis mengirimkan tanda peringatan ketika kapasitas fisik mulai terlampaui. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa tubuh menggunakan metode komunikasi tertentu kepada otak melalui tanda fisik dan mental.

Berikut adalah beberapa sinyal kunci yang sering diabaikan oleh para pelaku olahraga:

  • Kelelahan Otot Akut: Otot kehilangan kemampuan untuk berkontraksi secara efisien akibat habisnya cadangan energi atau akumulasi asam laktat.

  • Gangguan Kardiovaskular: Detak jantung yang meningkat drastis secara tidak wajar atau napas terengah-engah yang tidak kunjung stabil meski intensitas dikurangi.

  • Tekanan Jantung Berlebih: Terutama pada atlet angkat beban, beban yang terlalu berat dapat memicu tekanan jantung yang tidak tertahankan.

Selain fisik, tubuh juga memberikan sinyal melalui kondisi psikologis. Perasaan bingung, pusing (kleyengan), hingga kecemasan ekstrem yang muncul tiba-tiba saat berolahraga adalah indikator kuat bahwa tubuh sedang berada di bawah tekanan berlebihan.

Pakar kesehatan menyarankan, jika tanda-tanda tersebut muncul, langkah terbaik adalah segera menurunkan intensitas atau berhenti total untuk beristirahat. Olahraga memang memberikan segudang manfaat bagi kesehatan fisik dan mental, namun pemahaman akan batasan diri tetap menjadi kunci utama keselamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....