Layanan Thalasemia Banyumas Diperkuat, Kenyamanan Jadi Prioritas
- 13 Feb 2026 14:52 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pelayanan bagi penyandang thalasemia di Kabupaten Banyumas terus diperkuat, tidak hanya dari sisi tindakan medis, tetapi juga kenyamanan selama transfusi darah dan kontrol rutin. Fasilitas pendukung disiapkan agar pasien merasa lebih aman dan tidak jenuh saat menjalani perawatan berkala.
Kebutuhan ini menjadi penting karena pasien thalasemia harus menjalani transfusi darah seumur hidup. Karena itu, ruang layanan didorong lebih ramah pasien, terutama bagi kelompok usia anak yang mendominasi jumlah kasus.
Kepala Ruang Thalasemia di RSUD Banyumas, Susilowati, menjelaskan kapasitas layanan saat ini terus disesuaikan dengan lonjakan kunjungan. Ia menyebut fasilitas dasar sudah terpenuhi, termasuk penyiapan ruang baca untuk pasien.
“Saat ini terdapat 38 bed di RSUD Banyumas, dan untuk fasilitas alhamdulillah sudah lengkap, untuk ruang perpustakaan sudah kami siapkan. Tinggal mengisi rak-rak dengan buku,” ujarnya.
Jumlah pasien yang ditangani juga tergolong besar dengan kunjungan rutin harian. Pada akhir pekan, jumlah pasien biasanya meningkat karena menyesuaikan jadwal sekolah.
“Kalau hari Sabtu pasien bisa mencapai 40 karena kan hari libur sekolah ya. Tapi masih aman dan dapat kami kondisikan,” tuturnya.
Dorongan penguatan kenyamanan layanan juga mendapat perhatian pemerintah daerah. Fasilitas hiburan dan sarana pendukung di ruang perawatan dinilai penting karena rumah sakit menjadi tempat yang rutin dikunjungi pasien.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menekankan layanan bagi penyandang thalasemia perlu dibuat senyaman mungkin. Ia mendorong penambahan sarana pendukung di ruang layanan.
“Buatlah ruang perpustakaan agar semakin nyaman, TV agar pasien tidak bosan. Kalau butuh apa-apa bilang Saya. Nanti pasti Saya usahakan,” tuturnya.
Penguatan dukungan juga datang dari unsur komunitas. Kepengurusan baru Yayasan Thalasaemia Indonesia Cabang Banyumas diharapkan memperluas kolaborasi agar pendampingan pasien berjalan lebih terstruktur.
Ketua YTI Cabang Banyumas, Nuraeni Tri Haryanti Sadewo, menegaskan pentingnya sinergi lintas pihak dalam mendukung pasien dan keluarga. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian pelantikan pengurus YTI Cabang Banyumas periode 2026–2031.
“Melalui kepengurusan yang baru ini, kami berharap Yayasan Thalassaemia Indonesia cabang Banyumas dapat semakin terbuka untuk berkolaborasi dan bersinergi. Sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, serta masyarakat luas menjadi kunci agar upaya yang kita lakukan dapat berjalan searah dan saling menguatkan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....