Pentingnya Hemoglobin bagi Kesehatan Tubuh

  • 04 Feb 2026 10:03 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto : Hemoglobin merupakan salah satu komponen penting dalam darah yang berperan besar dalam menjaga kesehatan tubuh manusia. Zat ini adalah protein yang terdapat di dalam sel darah merah dan berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh, serta membawa kembali karbon dioksida ke paru-paru untuk dikeluarkan. Kadar hemoglobin yang normal sangat dibutuhkan agar organ-organ tubuh dapat bekerja secara optimal.

Secara umum, kadar hemoglobin yang sehat berada pada kisaran 13–17 g/dL untuk laki-laki dewasa dan 12–15 g/dL untuk perempuan dewasa. Pada anak-anak, kadar hemoglobin normal biasanya berada di kisaran 11–13 g/dL. Jika kadar Hb berada di bawah batas ini, tubuh tidak mampu mengangkut oksigen dengan efektif, yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa masalah anemia — yang ditandai oleh kadar hemoglobin rendah — masih menjadi beban kesehatan global. Diperkirakan sekitar sepertiga atau 30% dari populasi dunia mengalami anemia akibat rendahnya hemoglobin, terutama anemia defisiensi besi. Kondisi ini paling banyak terjadi pada anak-anak dan perempuan usia subur.

Secara lebih spesifik, survei nasional menunjukkan bahwa prevalensi anemia di Indonesia mencapai sekitar 23,7% dari total populasi, dengan angka yang lebih tinggi pada kelompok usia tertentu seperti anak dan remaja. Data lain juga menyebutkan bahwa sekitar 32% remaja berusia 15–24 tahun di Indonesia mengalami anemia, terutama perempuan.

Rendahnya kadar hemoglobin dapat menimbulkan dampak serius jika tidak ditangani. Gejala anemia umumnya berupa mudah lelah, pusing, sesak napas, kulit tampak pucat, bahkan pada kasus berat dapat menyebabkan gangguan fungsi organ, menurunkan produktivitas, dan meningkatkan risiko komplikasi serius pada ibu hamil, seperti kelahiran prematur. Gangguan konsentrasi dan daya ingat juga sering dilaporkan, khususnya pada anak-anak sekolah.

Menurut Dr. Andi Pratama, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam, peran hemoglobin sangat krusial dalam kesehatan sehari-hari. “Jika kadar hemoglobin rendah, pasokan oksigen ke otak dan jaringan tubuh tidak mencukupi. Hal ini menyebabkan tubuh cepat lemah, fokus menurun, dan pada kondisi kronis bisa memicu komplikasi kesehatan yang lebih serius,” jelasnya.

Dr. Andi mengingatkan bahwa menjaga kadar hemoglobin tetap berada pada rentang normal dapat dilakukan melalui pola makan sehat dengan asupan zat besi, vitamin B12, dan asam folat yang cukup. Sumber makanan yang direkomendasikan antara lain daging merah, sayuran hijau, kacang-kacangan, serta buah-buahan kaya vitamin C yang membantu penyerapan zat besi. Pemeriksaan laboratorium secara rutin juga penting untuk mendeteksi anemia sejak dini dan menangani penyebabnya secara tepat.

Dengan meningkatnya literasi kesehatan tentang hemoglobin dan anemia, masyarakat diharapkan dapat lebih peka terhadap tanda-tanda awal kondisi ini, sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif demi kesehatan yang lebih baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....