Sajian Teh Rempah Meriahkan Perlombaan Tanaman Obat
- 28 Jan 2026 15:59 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pelaksanaan lomba pemanfaatan tanaman obat keluarga di Purwokerto Timur, Rabu (28/1/2026), berlangsung meriah dengan berbagai inovasi menarik. Seluruh kader lintas sektoral bekerja sama menampilkan hasil budidaya terbaik mereka untuk dinilai oleh tim juri tingkat kecamatan.
Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut adalah penyajian minuman teh rempah hasil olahan mandiri para kader. Minuman kesehatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan warga dalam mengelola lahan pekarangan menjadi area yang sangat produktif.
“Ini ada sajian teh rempah, bahan-bahannya ada jahe, asem, kunyit, dan sereh yang semuanya tanaman nya kita tanam disini,” ujar Ibu Rina selaku Ketua Tim RW 07.
Rina menjelaskan ramuan teh herbal tersebut merupakan kombinasi segar dari tanaman jahe, kunyit, sereh, hingga asam. Perpaduan rempah pilihan ini tidak hanya menawarkan rasa yang nikmat tetapi juga khasiat besar bagi kesehatan tubuh masyarakat.
Ia mengatakan ketersediaan tanaman rempah di lingkungan rumah mempermudah kader dalam meracik minuman sehat secara mandiri setiap hari. Pemanfaatan hasil kebun sendiri dinilai mampu menghemat biaya pengeluaran rumah tangga sekaligus menjamin kualitas bahan yang dikonsumsi Masyarakat.
“Teh rempah ini bisa diolah sebagai minuman yang baik untuk kesehatan, terutama untuk mencegah flu dan juga batuk,” tutur Ibu Eka selaku Ahli Gizi.
Eka mengungkapkan budidaya tanaman rempah di pekarangan merupakan strategi efektif dalam mendukung program ketahanan pangan dan juga gizi keluarga. Keberadaan kebun mandiri tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan nutrisi harian tanpa harus bergantung pada pasokan dari pasar luar.
Ia menjelaskan inovasi minuman kesehatan ini diharapkan dapat menjadi produk unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi seluruh warga setempat. Kreativitas kader dalam mengolah hasil alam menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi kemajuan wilayah rukun warga tujuh.
“Hasil olahan rempah ini rasanya lebih mantap karena kita petik sendiri, selain menyehatkan juga sangat aman untuk dikonsumsi,” tegas Ibu Gustiyani dari PKK Kecamatan. (Lina)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....