Superflu Berisiko Timbulkan Komplikasi Serius pada Kelompok Rentan
- 28 Jan 2026 11:16 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Dampak superflu terhadap kesehatan dinilai cukup serius dibandingkan flu biasa. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi berat, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan.
Dosen Epidemiologi Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr.dr Agung Saprasetya Dwi Laksana, M.Sc.PH, menjelaskan bahwa secara gejala, superflu memang mirip dengan flu pada umumnya, seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, sakit kepala, hingga nyeri otot dan sendi.
“Gejalanya hampir sama, tapi yang membedakan adalah tingkat keganasannya. Superflu punya virulensi lebih tinggi, sehingga lebih mudah menginfeksi dan menimbulkan komplikasi,” jelas Agung.
Ia menyebutkan, komplikasi akibat superflu dapat berupa pneumonia atau infeksi paru-paru, bahkan berisiko memicu gangguan jantung seperti serangan jantung. Kondisi ini jarang terjadi pada flu biasa.
Menurut Agung, risiko tertinggi dialami oleh kelompok rentan, seperti lansia, anak balita di bawah usia lima tahun, serta ibu hamil. Kelompok ini lebih mudah terinfeksi dan berpotensi mengalami gejala yang lebih berat.
Untuk mencegah penularan, Agung mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap lingkungan sekitar. Salah satunya dengan menggunakan masker saat berada di tempat ramai atau kerumunan.
“Kalau bisa, anak balita dan lansia sebaiknya menghindari tempat ramai. Kalau terpaksa, gunakan masker dan jaga kebersihan,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat dianjurkan rutin mencuci tangan dengan sabun, mengganti pakaian, dan membersihkan tubuh setelah beraktivitas di luar rumah. Asupan makanan bergizi, terutama yang mengandung protein tinggi, juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh.
Agung menambahkan, jika ada anggota keluarga yang mengalami flu dengan gejala berat atau tidak kunjung membaik, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti puskesmas atau dokter, untuk memastikan penanganan yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....