Kemitraan Internasional Dorong RSUD Banyumas Tingkatkan Layanan Hemofilia

  • 17 Okt 2025 23:39 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: RSUD Banyumas baru-baru ini menjadi tuan rumah kunjungan inisiasi dari Van Creveld Kliniek, pusat pelayanan hemofilia terbesar di Eropa, dan World Federation Hemophilia (WFH). Kunjungan yang diadakan pada hari Rabu (15/10/2025) ini merupakan inisiasi untuk meningkatkan kualitas layanan Hemofilia di Kabupaten Banyumas dan wilayah sekitarnya.

Pertemuan yang dihelat di Aula Komite Medis ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI) Serayu, Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, RSUP Dr. Margono Soekarjo, serta BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto.

Delegasi dari Van Creveld Kliniek dan WFH, yang mencakup Lize Van Vulpen, MD., Ph.D., Merrel Timmer, MS., Ph.D., Hazri Aris, dan Evelyn Chandwick, melakukan diskusi mendalam mengenai masalah dan kebutuhan pasien Hemofilia lokal.

Direktur RSUD Banyumas dr. Widyana Grehastuti, Sp.OG., Msi.Med., menyambut baik kolaborasi ini. IA menyebutnya sebagai simbol komitmen Banyumas dalam membangun sistem kesehatan yang inovatif, inklusif, dan berstandar tinggi.

“RSUD Banyumas sebagai rumah sakit rujukan regional dan rumah sakit pendidikan terus berupayan meningkatkan kualitas layanan melalui kerja sama baik regional, nasional maupun internasional,” ucap dr. Widyana.

Menurut dr. Widayana, kolaborasi dengan Van Creveld Kliniek Belanda, WFH, dan rumah sakit lain di Indonesia akan memperkuat pelayanan bagi pasien hemofilia serta memperluas jejaring profesional dalam bidang hemato-onkologi.

"Kesempatan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dan persahabatan yang kuat, terutama dalam program twinning antara Van Creveld Kliniek dengan RSUD Banyumas dan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, yang didukung oleh WFH,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr. Dani Esti Novia, berharap kolaborasi ini dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari BPJS Kesehatan, khususnya dalam hal pembiayaan dan ketersediaan obat bagi pasien hemofilia.

“Mudah-mudahan nantinya pasien dan keluarganya tidak kesulitan manakala mendapatkan pengobatan, karena jaminan BPJS sudah mendukung bisa memberikan obat sesuai yang dibutuhkan,” ucapnya.

Di akhir kunjungan, perwakilan dari Van Creveld Kliniek dan WFH juga meninjau langsung sarana dan prasarana pelayanan yang ada di RSUD Banyumas. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk perbaikan signifikan dalam kualitas layanan Hemofilia di wilayah Banyumas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....