Benarkah Rokok Mild Lebih Aman dari Rokok Kretek?
- 30 Sep 2025 15:12 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto : Anggapan bahwa rokok mild lebih aman dibandingkan rokok kretek atau rokok biasa ternyata keliru. Penelitian dan para ahli kesehatan justru menilai bahwa rokok mild tetap memiliki risiko yang sama berbahayanya bagi kesehatan.
Dalam siaran Dialog Kesehatan di Pro 1 RRI Purwokerto pekan lalu, dr. Choirul Mufied mengungkapkan bahwa rokok mild, yang sering kali diklaim mengandung tar dan nikotin lebih rendah, sebenarnya dapat memicu pola hisap yang berbeda dari perokok.
"Ketika mengonsumsi rokok rendah tar, perokok cenderung akan mengisap lebih dalam, lebih lama, atau merokok lebih banyak demi memenuhi kebutuhan nikotinnya. Akibatnya, kadar zat berbahaya yang masuk ke tubuh bisa jadi sama atau bahkan lebih besar," ujar dr. Mufied.
Lebih lanjut, dr. Mufied menegaskan bahwa tidak ada jenis rokok yang benar-benar aman, termasuk rokok yang diberi label "mild". Label tersebut sering kali menyesatkan dan justru mendorong persepsi keliru di masyarakat.
Menurut dokter Mufied meski rokok kretek mengandung cengkeh yang memberikan aroma khas, kandungan eugenol dalam cengkeh justru bersifat sebagai anestesi lokal. Hal ini memungkinkan perokok mengisap lebih dalam, sehingga meningkatkan paparan terhadap zat-zat berbahaya seperti tar dan nikotin.
Tar merupakan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker, sementara nikotin adalah senyawa adiktif yang memperbesar risiko penyakit jantung dan gangguan kesehatan lainnya. Proses pembakaran cengkeh juga menghasilkan partikel halus yang bisa menyebabkan masalah pernapasan serta meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Meski demikian, rokok mild bukanlah solusi alternatif yang lebih sehat.
"Merokok mild bukanlah cara untuk menghindari risiko kesehatan. Satu-satunya solusi adalah berhenti merokok. Saat ini sudah banyak pilihan terapi untuk membantu mengurangi ketergantungan nikotin, baik melalui pendekatan perilaku maupun medis," tambah dr. Mufied.
Dr. Mufied mengingatkan masyarakat agar tidak tertipu oleh strategi pemasaran industri rokok yang mencoba membranding rokok mild sebagai pilihan yang lebih ringan dan aman. Ia menegaskan, semua bentuk rokok mengandung zat berbahaya dan memberikan efek negatif terhadap tubuh.
“Setiap isapan rokok hanya memberikan kenikmatan semu yang berujung pada kerusakan nyata bagi tubuh. Jadi, masihkah kita percaya bahwa rokok mild lebih aman?” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....