Alergi Telur pada Anak: Penyebab dan Cara Mengatasi
- 13 Sep 2025 09:27 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto : Alergi telur adalah salah satu jenis alergi makanan yang cukup umum, terutama pada anak-anak. Reaksi alergi ini dapat beragam, mulai dari gatal-gatal ringan hingga gangguan pernapasan yang serius.
Oleh karena itu, pencegahan yang tepat sangat penting untuk menghindari risiko yang berbahaya. Langkah utama untuk mencegah reaksi alergi adalah dengan menghindari konsumsi telur dan semua produk yang mengandung telur.
Hal ini termasuk makanan yang secara langsung menggunakan telur maupun produk olahan yang memasukkan bahan telur sebagai salah satu komponennya. Selain itu, penting bagi penderita alergi telur untuk selalu membaca label makanan dengan teliti sebelum membeli.
Beberapa produk mungkin mengandung protein telur yang tersembunyi, sehingga memastikan makanan bebas telur dapat mencegah reaksi alergi. Selain itu, beberapa protein dalam telur yang dapat memicu alergi antara lain albumin, globulin, lecithin, livetin, lysozyme, dan vitellin.
Penderita juga harus waspada terhadap bahan makanan yang mengandung kata-kata seperti “ova” atau “ovo,” misalnya ovalbumin atau ovoglobulin, karena itu merupakan indikasi adanya protein telur. Ketika akan menjalani vaksinasi, penderita alergi telur juga harus berhati-hati.
Beberapa vaksin seperti Measles Mumps Rubella (MMR), influenza, yellow fever, dan Q fever mengandung protein telur. Konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan agar vaksinasi tetap aman dan sesuai kondisi alergi pasien.
Kesadaran dan tindakan pencegahan yang tepat, penderita alergi telur dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan risiko reaksi alergi yang minimal. Selalu waspada dan konsultasikan dengan tenaga medis jika mengalami gejala alergi setelah mengonsumsi makanan tertentu atau menerima vaksinasi. (Sumber: www.klikdokter.com).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....