Self-Love Kunci Hidup Sehat dan Bahagia

  • 27 Mei 2025 17:57 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Purwokerto: Belakangan ini, istilah self-love atau mencintai diri sendiri semakin sering diperbincangkan, terutama di kalangan anak muda. Tapi, apa sebenarnya arti self-love dan mengapa begitu penting?

Menurut American Psychological Association (APA), self-love berarti menerima diri sendiri apa adanya, termasuk kelebihan dan kekurangannya. Ini bukan berarti egois, melainkan menghargai diri, menjaga kesehatan mental, serta menetapkan batas yang sehat dalam kehidupan sosial.

Penelitian dari University of Texas (2014) menunjukkan bahwa orang yang memiliki self-love cenderung lebih mampu menghadapi stres, punya hubungan sosial yang sehat, serta lebih jarang mengalami depresi.

Self-love Bukan Sekadar Perawatan Diri

Mencintai diri tidak selalu tentang pergi ke spa atau belanja. Menurut Dr. Kristin Neff, peneliti dari University of Texas, self-love yang sejati melibatkan self-compassion, yaitu bersikap lembut pada diri sendiri saat gagal atau mengalami kesulitan.

Ketika kita mencintai diri sendiri, kita lebih mampu berdamai dengan kegagalan dan lebih termotivasi untuk bangkit.

Manfaat Self-Love untuk Kesehatan Mental

Self-love membantu seseorang merasa cukup, tidak terus membandingkan diri dengan orang lain, dan lebih mampu menghargai hidup. Penelitian dari Harvard Health Publishing (2021) menunjukkan bahwa penerimaan diri dapat menurunkan risiko gangguan kecemasan dan meningkatkan rasa syukur.

Self-love adalah fondasi penting untuk hidup yang seimbang dan bahagia, bukan soal kesombongan, tapi tentang mengenal, menerima, dan merawat diri secara utuh. Saat seseorang mencintai dirinya sendiri, ia akan lebih mudah menyebarkan kebaikan dan kedamaian ke sekitarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....