Gejala dan Pencegahan Chikungunya yang Penting Untuk Diketahui

  • 29 Jan 2025 17:28 WIB
  •  Purwokerto

KBRN,Purwokerto : Menjawab pertanyaan pendengar terkait apa itu Chikungunya, dokter Khoirul Muhfidz dalam dialog kesehatan Pro 1 RRI Purwokerto Selasa (28/01/2025) malam, mengatakan Chikungunya merupakan penyakit yang muncul di daerah tropis dan disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Gejala yang ditimbul jika seseorang terkena penyakit ini biasanya ditandai dengan munculnya demam, badan terasa lemas dan munculnya rasa nyeri pada sendi-sendi tulang yang berlangsung cukup lama.

“ Gejala ini biasanya muncul segera setelah terinfeksi, namun sering juga infeksi virus ini tanpa gejala, biasanya penyakit ini punya fase akut yang diikuti oleh fase pacsca akut, itu biasa sekitar 1 sampai 3 bulan dan fase kronis itu bisa sampai 3 bulan, “ Kata dokter Muhfidz.

Ia melanjutkan gejala yang muncul dapat berlangsung lama setelah terinfeksi dan dapat menyebabkan kerugian yang signifikan dalam hal kualitas hidup dan produktivitas ekonomi yang berhubungan dengan kesehatan.

“ Makanya penting sekali bagi kita untuk mencegah gigitan nyamuk dengan lingkungan tetap bersih untuk mengurangi tempat nyamuk berkembang biak, “ tambahnya.

Terkait pengobatan chikungunya, dokter Muhfidz mengatakan bahwa saat ini belum tersedia pengobatan antivirus khusus Chikungunya. Sehingga menurutnya jika seseorang terkena Chikungunya, penanganan yang dapat dilakukan adalah untuk menghilangkan gejala, dengan beristirahat, mengganti cairan yang hilang, dan pemberian obat-obatan untuk meredakan nyeri sendi.

“ jadi intinya begini, Chikungunya itu dapat kita cegah dengan menerapkan menjaga lingkungan tetap bersih untuk mengurangi tempat nyamuk berkembang biak, jangan lupa lakukan 3M Plus yaitu menguras penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat penyimpanan air, mendaur ulang atau membuang barang bekas, dan paling penting juga yakni kita usahatan menggunakan obat nyamuk dan memasang kawat anti-nyamuk di ventilasi rumah, serta kita pastikan saluran air tidak tersumbat, dan dapat menaburkan bubuk abate pada penampungan air dirumah kita,” terang dokter Muhfidz.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....