Kuota Vaksin PMK Terbatas, Dinkannak Banyumas Buat Skala Prioritas

  • 23 Jan 2025 00:26 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Dinas Perikanan dan Peternakan (Dinkannak) Kabupaten Banyumas tengah menjalankan program vaksinasi pada hewan ternak untuk mengantisipasi penularan penyakit mulut dan kuku (PMK). Vaksinasi tahap pertama dimulai pada Senin (20/1/2025) dan akan terus dilakukan sampai 31 Januari mendatang.

Kepala Dinkannak Kabupaten Banyumas Sulistiono menyampaikan bahwa kebutuhan vaksin PMK di Banyumas mencapai 16.000 dosis. Namun, pihaknya baru menerima 1.900 dosis untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama.

Dengan terbatasnya jumlah dosis vaksin, Dinkannak Banyumas membuat skala prioritas. Ternak-ternak yang berada di kandang kelompok atau komunal diutamakan untuk menerima vaksin PMK.

“Misalkan dalam satu kandang komunal ada 100 ekor, lalu ada satu yang terkena PMK, yang lainnya berpotensi untuk terserang juga, sehingga kami utamakan untuk divaksin,” ucap Sulistiono saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Desa Bojongsari, Kecamatan Kembaran.

Pelaksanaan vaksinasi PMK di Banyumas dibagi dalam dua tahap. Setelah tahap pertama selesai, Dinkannak Banyumas akan kembali menjalankan program vaksinasi pada Februari 2025. Diperkirakan, Dinkannak Banyumas menerima 2.200 dosis tambahan untuk pelaksanaan vaksinasi tahap kedua.

“Vaksinasi dilakukan bertahap. Nanti di bulan Februari kami dapat bantuan lagi sebanyak 2.200 dosis,” ujar Sulistiono.

Dinkannak mencatat bahwa saat ini ada lebih dari 100 ternak sapi yang terjangkit PMK. Beberapa di antaranya mati dan sebagian lainnya dinyatakan sembuh.

Dinkannak Banyumas mengimbau masyarakat, khususnya peternak, segera melapor ke petugas jika menemukan gejala penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak mereka.

Peternak bisa melapor ke posko penanganan PMK di tiga lokasi. Satu posko induk berada di kantor Dinkannak Banyumas, sedangkan dua posko lainnya berada di Puskeswan Kedunguter Kecamatan Banyumas dan Puskeswan Cikidang Kecamatan Cilongok. (FR).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....