Hari Kesehatan Nasional 2024, Bersinergi Membangun Indonesia Sehat

  • 12 Nov 2024 11:08 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Tanggal 12 November 2024 diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60. Pemerintah Kabupaten Banyumas memperingati Hari Kesehatan Nasional tahun ini dengan menggelar upacara di Halaman Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (12/11/2024) pagi WIB.

Dalam amanatnya, Penjabat (Pj) Bupati Banyumas Iwanuddin Iskandar menekankan pentingnya membangun manusia Indonesia yang sehat dan cerdas. Menurutnya, dua faktor tersebut menjadi syarat utama untuk bisa mencapai target Indonesia Emas 2045.

Namun, menurut Iwanuddin, target tersebut tidak bisa tercapai tanpa adanya sinergitas dari semua pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Iwanuddin mengajak semua stakeholder mengimplementasikan tema Hari Kesehatan Nasional ke-60 tahun 2024 yaitu "Gerak Bersama, Sehat Bersama”.

Iwanuddin menilai, tema tersebut mengandung makna bahwa seluruh tingkatan pemerintahan harus berkolaborasi membangun kesehatan di Indonesia. Kolaborasi ini penting untuk mewujudkan pemerataan akses kesehatan di seluruh wilayah Indonesia melalui transformasi kesehatan.

“Pemerintah pusat tidak mampu melakukannya sendiri. Hanya dengan sinergi dan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, pilar transformasi kesehatan dapat kita tegakkan menuju perubahan yang lebih baik,” kata Iwanuddin.

Iwanuddin menambahkan, transformasi kesehatan menjadi hal penting, salah satunya untuk memperluas aksesibilitas dan mengurangi kesenjangan kesehatan di daerah-daerah tertentu. Terlebih pemeritah pusat telah memberi penekanan di tiga area program kesehatan, yakni pemeriksaan kesehata gratis, penurunan kasus TB, dan pembagunan rumah sakit lengkap berkualitas di daerah terpencil dan tertinggal.

“Harapan kami, dengan kemampuan fiskal, dengan kemampuan SDM, nanti kita intervensi pemerataannya dan sebagainya, supaya tujuan cita-cita luhur bangsa Indonesia untuk selalu sehat dan makmur bisa tercapai,” ujar Iwanuddin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dr. Widyana Grehastuti menyampaikan bahwa aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tidak memiliki banyak kendala. Terlebih, pihaknya sudah membangun jejaring rujukan fasilitas pelayanan kesehatan.

Ke depan, menurut dr. Widyana, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas akan membangun Puskesmas Lumbir II untuk semakin mendekatkan dan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan. Sebab, di Kecamatan Lumbir sampai saat ini baru memiliki satu puskesmas.

“Kondisi tenaga kesehatan, baik medis dan non-medis, di Banyumas sangat solid dalam upaya untuk bisa memberikan manfaat untuk masyarakat Banyumas, khususnya untuk urusan kesehatan. Kami juga mendorong masyarakat untuk memberdayakan dirinya supaya senantiasa sehat,” kata dr. Widyana.

Adapun peringatan HKN ke-60 di Kabupaten Banyumas tidak sekadar seremonial. Selepas upacara, Pemkab Banyumas melalui Dinas Kesehatan memberikan penghargaan kepada insan penggerak kesehatan berprestasi di Banyumas, baik perorangan maupun lembaga. (FR).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....