Adversarial Clothing: Cara Baju Mengelabui Kecerdasan Buatan
- 06 Okt 2026 09:21 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin banyak digunakan untuk mengenali objek melalui kamera. Teknologi tersebut dapat membantu sistem mengidentifikasi manusia, kendaraan, hingga berbagai benda dalam sebuah gambar.
Namun, bagaimana jika pakaian yang dikenakan seseorang justru membuat AI gagal mengenalinya?
Hal tersebut menjadi salah satu objek penelitian dalam teknologi yang dikenal sebagai adversarial clothing. Pakaian dirancang dengan pola tertentu yang dapat mengganggu cara sistem AI mendeteksi manusia melalui kamera. Bagi mata manusia, orang yang mengenakan pakaian tersebut tetap terlihat seperti biasa. Namun, bagi sistem computer vision, pola pada pakaian dapat mengubah informasi visual yang diterima sehingga AI kesulitan mengenali keberadaan manusia.
Peneliti dari University of Maryland mengembangkan apa yang mereka sebut sebagai “invisibility cloak”, yakni pakaian dengan pola khusus yang dirancang untuk mengelabui sistem pendeteksi objek. Dalam pengujian, pola tersebut digunakan untuk menurunkan tingkat keyakinan sistem AI bahwa terdapat manusia dalam gambar. Teknologi tersebut tidak membuat manusia benar-benar menghilang. Kamera tetap dapat merekam orang yang mengenakan pakaian tersebut namun yang terganggu adalah sistem AI yang bertugas menganalisis gambar dan mendeteksi manusia.
Fenomena tersebut merupakan salah satu contoh adversarial attack, yaitu teknik yang memanfaatkan kelemahan sistem AI dengan memberikan input yang sengaja dirancang untuk menghasilkan kesalahan. Dalam kasus pakaian, input tersebut bukan berupa perintah atau kode komputer, melainkan pola visual yang ditempatkan pada benda fisik.
Konsep ini menunjukkan bahwa kemampuan AI dalam mengenali dunia tidak selalu sama dengan kemampuan manusia. Teknologi semacam ini juga membuka diskusi mengenai privasi. Ketika kamera dan AI semakin banyak digunakan untuk mengenali serta melacak manusia, muncul kebutuhan untuk memahami bagaimana seseorang dapat mempertahankan privasinya di ruang publik.
Meski demikian, adversarial clothing masih merupakan teknologi penelitian dan efektivitasnya bergantung pada jenis kamera, model AI, kondisi lingkungan, serta sistem yang digunakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....