Inovasi Jamur Merang dari Limbah Sawit Curi Perhatian di KMI Expo
- 30 Sep 2026 23:30 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Inovasi jamur merang dari tandan kosong kelapa sawit menarik perhatian pengunjung Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2026. Mahasiswa Insitut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan mengolah jamur tersebut menjadi keripik untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
Mahasiswa ITSI, Ikhan Bil Nadzari, mengatakan tandan kosong sawit selama ini banyak dimanfaatkan sebagai pupuk. Melalui inovasi tersebut, tandan kosong digunakan sebagai media tanam jamur merang.
“Jadi untuk memanfaatkan itu, kita jadikan sebagai media tanam jamur merang sawit,” ujar Ikhan. Jamur tersebut kemudian diolah menjadi keripik sebagai produk kewirausahaan mahasiswa.
Menurut Ikhan, jamur merang sawit dipilih karena belum banyak dikenal masyarakat. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan ITSI mengembangkan dan memperkenalkan produk tersebut.
“Yang pertama, ini adalah hal yang baru ya,” katanya. Ia menyebut masyarakat belum banyak mengetahui keberadaan jamur yang dikembangkan dari lingkungan perkebunan sawit.
Pengembangan produk dilakukan melalui sejumlah tahapan sebelum dipamerkan dalam KMI Expo. Tahapan tersebut meliputi produksi keripik, pengurusan legalitas, pembuatan kemasan, hingga pengembangan website.
ITSI juga menerapkan konsep ekonomi sirkular dalam pengembangan produk tersebut. Masyarakat sekitar kebun dilibatkan untuk mengambil dan memetik jamur sebelum diolah menjadi produk.
Website yang dikembangkan juga digunakan untuk memberikan edukasi mengenai kelapa sawit. Edukasi tersebut menyasar masyarakat yang belum banyak memahami potensi pemanfaatan sawit.
Selama KMI Expo 2026, mahasiswa ITSI juga mempelajari inovasi dari perguruan tinggi lainnya. Mereka mengamati pengembangan ide, kemasan, penataan stan, hingga strategi pemasaran produk.
“Yang pertama dari ide. Maksudnya, ide mereka itu out of the box,” ungkap Ikhan. Menurutnya, berbagai inovasi peserta memberikan inspirasi dalam mengembangkan produk.
Salah seorang pengunjung booth ITSI, Futi Khatur Rohmah, mengaku tertarik dengan inovasi tersebut. Ia tidak menyangka tandan kosong sawit dapat dimanfaatkan sebagai media tanam jamur.
“Menarik sih, karena tidak menyangka tandan kosong sawit bisa dimanfaatkan untuk media tanam jamur,” ucap Futi. Menurutnya, jamur tersebut kemudian dapat diolah menjadi produk makanan berupa keripik.
Inovasi tersebut menunjukkan pemanfaatan tandan kosong sawit sebagai media tanam jamur. Produk keripik jamur merang kemudian menjadi salah satu inovasi yang diperkenalkan mahasiswa ITSI melalui KMI Expo 2026. (Fatimatuzzahro)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....