UIN Saizu Gandeng Universitas Münster Jerman Kaji Al-Qur’an
- 16 Sep 2026 08:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri atau UIN Saizu Purwokerto memperluas jejaring akademik internasional hingga Jerman. Kali ini, UIN Saizu menjalin kerja sama dengan University of Münster untuk mengembangkan kajian Al-Qur’an dan tafsir melalui proyek Corpus Coranicum dari perspektif dunia Muslim.
Kerja sama ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding atau MoU antara University of Münster melalui Faculty of Islamic Theology dan proyek Corpus Coranicum Commentary dengan UIN Saizu Purwokerto di Münster, Jerman, Senin (14/9/2026) waktu setempat.
Dokumen tersebut ditandatangani Rector of the University of Münster, Prof. Johannes Wessels, dan Founding Dean of the Faculty of Islamic Theology sekaligus Co-Lead of the Corpus Coranicum Commentary, Prof. Mouhanad Khorchide. Hadir dalam kesempatan tersebut Professor in Qur’anic Studies UIN Saizu Purwokerto, Prof. Mohamad Nur Kholis Setiawan.
Prof. Mohamad Nur Kholis Setiawan mengatakan, salah satu gagasan utama kerja sama tersebut adalah mengembangkan tafsir Corpus Coranicum dari perspektif dunia Muslim, dengan mempertemukan pendekatan akademik Eropa dan kekayaan tradisi tafsir Indonesia serta Asia Tenggara.
“Ide besarnya adalah tafsir Corpus Coranicum dari dunia Muslim. Saya dan Prof. Mouhanad akan memegang peran. Ke depan, kita membutuhkan banyak kader yang dapat terlibat dan melanjutkan proyek ini,” jelasnya.
Menurutnya, kerja sama tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan penelitian, tetapi juga menyiapkan generasi peneliti yang mampu melanjutkan kajian Corpus Coranicum dari perspektif dunia Muslim.Ruang lingkup kolaborasi mencakup penelitian bersama mengenai Al-Qur’an dan tafsir, mulai dari sejarah, metodologi, teks, manuskrip hingga jaringan intelektual tafsir di Indonesia dan Asia Tenggara.
Kedua universitas juga akan mempertemukan pendekatan Corpus Coranicum Commentary dengan tradisi tafsir Indonesia melalui perspektif hermeneutis, historis, sastra, filologis dan teologis.Selain penelitian, kerja sama mencakup publikasi ilmiah bersama, penerjemahan, penyusunan bibliografi, pertukaran dosen dan peneliti, serta mobilitas mahasiswa pascasarjana.
Kolaborasi juga dapat diwujudkan melalui seminar, konferensi, lokakarya, kursus singkat hingga kolokium riset. Termasuk penguatan kapasitas dalam humaniora digital, penelitian Al-Qur’an berbasis korpus dan studi manuskrip.
Keterlibatan dosen, peneliti muda dan mahasiswa pascasarjana Indonesia menjadi bagian penting dari kerja sama tersebut. Mereka diharapkan tidak hanya mengikuti kegiatan akademik, tetapi mampu menghasilkan penelitian dan publikasi yang berkontribusi dalam kajian Al-Qur’an di tingkat internasional.
Selanjutnya, dokumen MoU akan ditandatangani Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, sebagai bagian dari proses finalisasi dan pengesahan kerja sama kedua universitas.
Setelah ditandatangani kedua pihak, MoU akan berlaku selama lima tahun. Setiap program konkret yang lahir dari kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui kesepakatan pelaksanaan tersendiri sesuai kebijakan dan sumber daya masing-masing universitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....