UKMPR Unsoed Latih Warga Ledug Olah Tanaman Obat Jadi Makanan Bergizi

  • 20 Agt 2026 10:07 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran dan Riset (UKMPR) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengenalkan pengolahan Tanaman Obat Keluarga (Toga) menjadi bahan pangan kepada warga Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, melalui kegiatan Tilik Desa 2026, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Racik Sehat: Pengolahan Produk Herbal Berbasis Toga” tersebut digelar Departemen Pengabdian Masyarakat UKMPR Unsoed di Aula Balai Desa Ledug. Kegiatan diikuti kader PKK, kader posyandu, dan warga setempat.

Project Officer Tilik Desa 2026, Tisya Yulia Ningrum, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan Toga yang tidak hanya sebagai tanaman obat, tetapi juga dapat diolah menjadi pangan untuk kebutuhan keluarga.

“Setelah pada hari pertama kita bersama-sama mengenal dan menanam berbagai tanaman Toga, pada hari ini kita akan belajar bagaimana tanaman tersebut dapat diolah menjadi produk yang lebih mudah dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Tisya dalam keterangan yang diterima RRI, Kamis (20/8/2026).

Kepala Desa Ledug Sugeng Riyadi menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di sekitar masyarakat dapat menjadi alternatif untuk menyediakan makanan yang lebih sehat bagi keluarga.

Ia mengatakan kebiasaan mengonsumsi makanan praktis, termasuk makanan instan, perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kandungan gizi. Karena itu, masyarakat perlu mengenali dan memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di lingkungannya.

“Kebiasaan mengonsumsi makanan praktis, termasuk makanan instan yang banyak digemari masyarakat, sebenarnya belum tentu sehat, sehingga perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kandungan gizi,” ucapnya.

Materi kegiatan disampaikan Nurhaliza Tri Wulandari, mahasiswa S1 Farmasi sekaligus salah satu Kepala Departemen UKMPR Unsoed. Peserta mendapat edukasi mengenai kandungan, manfaat, serta teknik pengolahan tanaman Toga agar dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta kemudian mempraktikkan pengolahan daun kelor menjadi nugget. Selain itu, mereka mengikuti demonstrasi pembuatan teh dari bunga rosella sebagai contoh pemanfaatan Toga dengan cara sederhana.

Salah seorang kader posyandu Desa Ledug mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengingat bagi para ibu untuk lebih memperhatikan makanan yang diberikan kepada anak.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kami sebagai ibu untuk lebih memperhatikan makanan yang diberikan kepada anak. Kadang kita memilih makanan yang praktis karena yang penting anak kenyang, padahal bahan pangan lokal di sekitar kita juga bisa diolah menjadi makanan yang bergizi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya ibu-ibu yang sehari-hari menyiapkan makanan bagi keluarga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Presiden UKMPR Unsoed Venna Firena, Wakil Presiden UKMPR Devi Mei Ningrum, Kepala Departemen Sekretaris UKMPR Vania Anandhita, serta Kepala Desa Ledug Sugeng Riyadi.

“Racik Sehat” menjadi rangkaian kedua Tilik Desa 2026. Kegiatan tersebut mendorong masyarakat untuk memanfaatkan Toga sebagai bahan pangan yang dapat diolah secara sederhana di tingkat keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....