AI Agent Dorong Efisiensi Kerja ASN dalam Proses Perizinan Usaha
- 20 Agt 2026 10:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) mulai diarahkan untuk membantu aparatur sipil negara (ASN) menyelesaikan pekerjaan yang bersifat rutin dan berulang. Salah satunya melalui pemanfaatan AI Agent pada Microsoft Copilot untuk mendukung proses navigasi perizinan usaha.
Hal tersebut dibahas dalam webinar kolaborasi Pusat Pengembangan SDM Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Microsoft Elevate bertema AI Agent untuk Asisten Navigasi Perizinan Usaha, dengan trainer Teuku Yuza Mulia, Rabu (19/8/2026).
Yuza menjelaskan, Microsoft Copilot dapat membantu petugas menganalisis SOP dan regulasi serta mencocokkan informasi pemohon dengan persyaratan perizinan.
Ia membedakan Copilot Chat untuk kebutuhan sesekali dan Copilot Agent untuk pekerjaan rutin dengan frekuensi tinggi.
“Pekerjaan yang berulang, frekuensi besar, beruntun gitu. Itu kita bisa pakai agen biar kita enggak capek-capek bikin prom baru, enggak capek-capek copy-copy prom terus-terusan bolak-balik,” jelasnya.
Menurutnya, AI Agent dapat dianalogikan seperti menambah seorang staf untuk membantu pekerjaan tertentu. Agen dibekali instruksi dan basis pengetahuan yang sesuai dengan tugasnya sehingga dapat digunakan berulang kali tanpa harus membuat prompt dari awal.
Dalam pembuatan agen, pengguna perlu menentukan tujuan, peran, serta batasan secara jelas. Dokumen resmi seperti SOP dan regulasi juga perlu dimasukkan sebagai knowledge base agar hasil yang diberikan tetap mengacu pada sumber yang relevan. Setelah dibuat, agen perlu diuji dan diperbaiki secara berkala sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain aspek efisiensi, keamanan data menjadi perhatian dalam pemanfaatan AI untuk pekerjaan pemerintahan. Dalam pelatihan tersebut diperkenalkan akun berlisensi A1 dengan fitur Enterprise Data Protection yang memberikan perlindungan lebih terhadap data dan percakapan pengguna.
Yuza menyarankan penerapannya dilakukan secara bertahap. Satu agen dapat dibuat dan diuji terlebih dahulu, kemudian digunakan bersama tim untuk mendapatkan umpan balik sebelum diperbarui dan dikembangkan lebih lanjut. (Fauziyah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....