Perbedaan Library dan Framework dalam Programming
- 14 Agt 2026 14:59 WIB
- Purwokerto
RRI.co.id, Banyumas - Bagi kalangan developer, library dan framework sering kali digunakan untuk mempermudah dalam proses pengembangan suatu aplikasi. Walaupun keduanya sering digunakan, tetapi keduanya mempunyai perbedaan yang mendasar.
Antara library dan framework sebenarnya sama-sama berisi tentang kumpulan kode pemrograman yang sudah dijadikan satu paket dalam sebuah fungsi. Perbedaannya terletak dari cara penggunaannya.
Pada library pemanggilan fungsi dapat dilakukan di bagian baris kode mana saja, sedangkan pada framework, pemanggilan suatu fungsi harus mengikuti aturan atau prosedur tertentu. Jika diibaratkan, library merupakan potongan kode yang dapat digunakan secara fleksibel, sedangkan framework merupakan kerangka kerja yang mengatur bagaimana sebuah aplikasi dibuat.
Contoh library yang sering digunakan untuk pengembangan website baik front-end atau back-end development adalah React.JS, Material UI, Bootstrap, Axios, Chart.JS, Tailwind CSS, dan lain sebagainya. Sedangkan contoh framework adalah Laravel, Next.JS, Vue.JS, Symfony, CodeIgniter, dan lain sebagainya.
Pada penerapannya antara library dan framework mempunyai prosedur penggunaan yang berbeda. Contohnya pada proses routing sebuah halaman URL, antara library React.JS dan framework Next.JS mempunyai pendekatan arsitektur dan cara penggunaan yang berbeda.
React JS menggunakan metode code-based routing melalui library pihak ketiga seperti react-router-dom. Setiap rute halaman URL harus dikodekan secara manual di dalam kode pemrograman.
DI lain sisi, Next.JS menerapkan file-system based routing bawaan, yang membuat rute halaman URL terbuat secara otomatis berdasarkan struktur folder dan nama file. Pendekatan Next.js ini tidak hanya mempercepat proses pengembangan, tetapi juga memberikan performa navigasi yang lebih baik dan ramah SEO berkat dukungan rendering dari sisi server (Server-Side Rendering).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....