TikTok dan Gen Z: Dari Hiburan Sampai Jadi Mesin Pencari Baru
- 08 Jul 2026 07:47 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Popularitas TikTok terus meluas dan kini menjadi salah satu platform media sosial yang paling digemari generasi Z. Aplikasi berbasis video pendek ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membentuk pola pikir, gaya hidup, hingga standar sosial bagi para penggunanya.
Fenomena ini menjadi sorotan dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Purwokerto bersama narasumber dari Academic Forum, Anind dan Wafa. Dalam dialog interaktif tersebut, keduanya mengupas bagaimana TikTok memberi pengaruh besar terhadap keseharian generasi muda.
Anind menyoroti bagaimana platform TikTok tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga membentuk standar baru dalam gaya hidup generasi Z. Mulai dari cara berpakaian, tren kecantikan, hingga gaya berbicara, semua kini banyak dipengaruhi oleh konten yang viral di media sosial tersebut.
“TikTok itu sudah bukan sekadar aplikasi hiburan. Bagi sebagian Gen Z, TikTok jadi referensi utama, bahkan lebih dari televisi atau buku. Tantangannya adalah bagaimana mereka bisa menyaring informasi dan tren agar tetap positif dan bermanfaat,” ungkap Anind.
Sementara itu, Wafa menambahkan bahwa adanya standar dari TikTok kerap memunculkan fenomena FOMO (Fear of Missing Out). Banyak anak muda merasa harus selalu mengikuti tren agar tidak dianggap ketinggalan zaman.
“Kalau tidak ikut tren, kadang mereka takut dikucilkan atau dianggap tidak gaul. Padahal setiap orang punya keunikan masing-masing. Generasi Z perlu belajar membangun identitas diri, bukan sekadar ikut-ikutan standar dari sosial media,” jelas Wafa.
Selain itu, diskusi juga menyoroti dampak TikTok terhadap kesehatan mental. Tekanan untuk tampil sempurna dan selalu eksis di media sosial bisa menimbulkan stres, rasa cemas, hingga penurunan kepercayaan diri. Karena itu, literasi digital menjadi kunci agar generasi muda dapat lebih kritis dan bijak dalam memanfaatkan platform ini.
“Harapan saya khususnya bagi generasi Z, untuk menjadikan TikTok sebagai sarana inspirasi, bukan sekadar ruang kompetisi. Dengan menyaring konten positif, anak muda diharapkan mampu mengembangkan kreativitas sekaligus menjaga jati diri mereka,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....