Lima Peralatan Elektronik yang Diam-diam Boros Listrik Jika Tetap Dicolok
- 24 Jun 2026 12:44 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Banyak dari kita yang memiliki kebiasaan untuk membiarkan peralatan elektronik tetap tercolok di stop kontak. Namun, kebiasaan membiarkan peralatan elektronik tetap tercolok di stop kontak meski tidak digunakan ternyata bisa berdampak pada membengkaknya tagihan listrik.
Perlu diketahui, dirangkum dari laman Mirror, nyatanya banyak perangkat elektronik tetap mengonsumsi daya meskipun berada dalam kondisi standby atau mode siaga. Oleh karena itu, Anda perlu membiasakan diri untuk mengurangi penggunaan energi, mulai dengan mencopot peralatan rumah tangga atau alat elektronik dari stop kontak sesaat setelah tidak digunakan lagi.
Setidaknya ada lima jenis perangkat elektronik yang dikenal tetap menyedot listrik meski sedang tidak aktif. Diantaranya:
- Konsol Game
Konsol game menjadi salah satu perangkat dengan konsumsi daya standby yang cukup tinggi. Dalam kondisi siaga, perangkat ini tetap aktif untuk menerima pembaruan sistem atau aktivasi jarak jauh.
Pakar energi dari National Insulation Supplies, Mitchell Wray, menyebutkan konsol game yang terus tersambung ke listrik bisa menghabiskan biaya hingga sekitar £30 per tahun. Karena itu, pengguna disarankan mematikan konsol langsung dari stop kontak setelah selesai digunakan.
- Komputer Desktop
Komputer desktop juga termasuk perangkat yang sering dibiarkan dalam mode siaga agar lebih cepat digunakan kembali. Namun kebiasaan ini ternyata dapat menambah konsumsi listrik tahunan.
Para ahli energi memperkirakan komputer yang terus standby bisa menambah tagihan listrik sekitar £10 hingga £15 per tahun.
- Microwave
Meski terlihat sepele, microwave juga tetap menggunakan daya listrik untuk menjaga tampilan jam digital tetap menyala. Konsumsi dayanya memang kecil, tetapi jika dibiarkan terus menerus tetap berpengaruh pada tagihan listrik.
Biaya listrik tambahan dari microwave standby diperkirakan berkisar £3 hingga £6 per tahun.
- Televisi
Televisi modern umumnya memiliki mode siaga untuk mendukung fitur seperti tampilan jam, sensor, atau proses booting yang lebih cepat. Namun fitur ini tetap membutuhkan daya listrik.
Karena itu, mencabut TV dari sakelar saat tidak digunakan menjadi salah satu langkah efektif untuk mengurangi konsumsi listrik rumah tangga.
- Peralatan Rumah Tangga Lama
Peralatan rumah tangga yang sudah berumur, seperti kulkas lama, umumnya lebih boros energi dibandingkan model terbaru. Komponen yang mulai menurun performanya membuat kebutuhan daya menjadi lebih besar.
Sebagai gambaran, kulkas berusia 10 hingga 15 tahun bisa mengonsumsi sekitar 100 hingga 200 kWh per bulan, tergantung kondisi dan mereknya. Mengganti perangkat lama dengan model baru yang lebih hemat energi dinilai bisa menjadi investasi jangka panjang untuk menekan pengeluaran listrik.
Dengan membiasakan mencabut kabel elektronik dan memilih perangkat yang lebih efisien, masyarakat bisa menghemat tagihan listrik sekaligus membantu penggunaan energi yang lebih bijak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....