Laboratorium ESDM Dorong Uji Kualitas Air
- 26 Mei 2026 13:06 WIB
- Purwokerto
RRI.co.id, Purwokerto : UPT Laboratorium Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah terus memperkuat pengawasan kualitas air tanah melalui layanan pengujian yang tersedia di berbagai wilayah. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan sekaligus memastikan kualitas air yang dimanfaatkan masyarakat tetap memenuhi standar yang berlaku.
Hal itu disampaikan Ketua Laboratorium ESDM Jawa Tengah, Mashfufah, S.T., saat memaparkan materi dalam Rapat Koordinasi Air Tanah Cabang Dinas ESDM Wilayah Slamet Selatan di Purwokerto, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti para pemegang izin, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan dan pemanfaatan air tanah di wilayah Banyumas Raya dan sekitarnya.
Mashfufah mengatakan kualitas air perlu dipantau secara berkala karena menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, perubahan kualitas air sering kali tidak dapat diketahui secara kasat mata sehingga diperlukan pengujian laboratorium untuk memastikan kondisi sebenarnya dari sumber air yang digunakan.
Ia menjelaskan pengujian laboratorium tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kewajiban administrasi atau persyaratan perizinan. Lebih dari itu, hasil pengujian dapat menjadi dasar bagi masyarakat maupun pelaku usaha untuk mengetahui potensi pencemaran dan mengambil langkah pencegahan sedini mungkin.
"Pengujian kualitas air tidak hanya diperlukan untuk kepentingan perizinan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar kualitas lingkungan tetap terjaga," kata Mashfufah.
Dalam kesempatan tersebut, Mashfufah menjelaskan UPT Laboratorium ESDM Jawa Tengah saat ini menyediakan berbagai layanan pengujian yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun pelaku usaha. Layanan tersebut meliputi pengujian kualitas air serta pengujian geologi mineral yang dilakukan oleh tenaga laboratorium berkompeten dengan dukungan peralatan yang memadai.
Menurutnya, layanan laboratorium tidak hanya tersedia di kantor utama yang berada di Ungaran. Untuk memudahkan akses masyarakat, Dinas ESDM Jawa Tengah juga menyediakan layanan melalui beberapa laboratorium cabang yang tersebar di sejumlah wilayah sehingga proses pengujian dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Lebih lanjut, Mashfufah menjelaskan pengujian kualitas air mencakup berbagai parameter yang diperlukan untuk mengetahui kondisi air secara menyeluruh. Parameter tersebut meliputi aspek fisika, kimia, hingga mikrobiologi yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kelayakan air sesuai peruntukannya.
Pengujian tersebut dapat diterapkan pada berbagai jenis sumber air, mulai dari air minum, air tanah, air permukaan, hingga air limbah. Hasil pengujian nantinya akan memberikan gambaran mengenai kandungan zat tertentu yang berpotensi memengaruhi kesehatan manusia maupun kualitas lingkungan sekitar.
"Melalui hasil pengujian yang akurat, masyarakat dan pelaku usaha dapat mengetahui kondisi air yang digunakan serta mengambil langkah perbaikan apabila ditemukan parameter yang melebihi baku mutu," ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan kualitas air menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Oleh karena itu, pemanfaatan layanan laboratorium perlu terus ditingkatkan agar kualitas sumber daya air dapat dipantau secara berkelanjutan dan berbasis data yang akurat.
Mashfufah berharap semakin banyak pemegang izin air tanah maupun pengguna sumber air lainnya yang memanfaatkan fasilitas pengujian yang disediakan pemerintah daerah. Dengan demikian, pengelolaan air tanah dapat dilakukan secara lebih bertanggung jawab, berkelanjutan, dan mampu menjaga ketersediaan sumber daya air bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....