Uji Coba APRS LoRa Tracker, Berkirim Lokasi Real-Time di Gunung Tanpa Sinyal Seluler
- 25 Mei 2026 08:35 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara: Teknologi pelacakan lokasi tanpa sinyal seluler mulai dilirik sebagai solusi keselamatan pendaki gunung. Perangkat APRS LoRa Tracker berhasil diuji coba di Gunung Sumbing, Jawa Tengah, dengan kemampuan mengirim posisi secara real-time tanpa jaringan internet maupun sinyal telepon.
Uji coba dilakukan pertengahan Mei 2026 oleh pendaki sekaligus penggiat radio amatir asal Banjarnegara, Havid Adhitama, bersama Agil Aryanto. Pendakian dilakukan melalui jalur Butuh, Kaliangkrik, Magelang, sementara pemantauan sinyal dibantu Muhamad Ayyub dari Yogyakarta melalui radio amatir.
Perangkat APRS LoRa Tracker diletakkan sederhana di saku tas carrier tanpa pengaturan khusus untuk mensimulasikan penggunaan normal di lapangan. Alat ini bekerja dengan mengirimkan koordinat lokasi menggunakan gelombang radio sehingga posisi pendaki dapat dipantau melalui peta digital di situs APRS.FI.
Dalam wawancara, Havid Adhitama menjelaskan pentingnya perangkat tersebut bagi keselamatan aktivitas pendakian. “Di gunung, sinyal seluler sering hilang total. Kalau ada kecelakaan atau pendaki hilang, tim SAR butuh waktu lama untuk mencari. Dengan alat ini, keluarga di rumah bisa melihat posisi kita setiap saat melalui web APRS.FI. Rasa khawatir mereka bisa berkurang, dan pertolongan bisa datang lebih cepat,” ujar Havid.
Selama hampir 18 jam pendakian, perangkat disebut mampu bekerja stabil dengan daya pancar hanya 1 watt. Sinyal APRS LoRa Tracker bahkan berhasil diterima gateway di Yogyakarta dan Solo Raya dengan jarak sekitar 80 kilometer dan packet loss yang sangat minim.

Havid juga menilai perangkat tersebut hemat energi untuk aktivitas outdoor berdurasi panjang. “Konsumsi dayanya sangat hemat. Powerbank 10.000 mAh hanya berkurang 30 persen setelah hampir sehari penuh menyala. Ini sangat cocok untuk pendakian panjang,” katanya.
Menurut Havid, perangkat ini berpotensi dimanfaatkan lebih luas untuk operasi pencarian dan pertolongan di wilayah terpencil. “Bayangkan kalau setiap kelompok pendaki membawa satu alat ini. Kasus pendaki hilang bisa diminimalkan drastis. Selain itu, orang tua atau keluarga yang menunggu di rumah bisa lebih tenang karena bisa memantau pergerakan anaknya di alam bebas,” ucapnya.
Keberhasilan uji coba APRS LoRa Tracker di Gunung Sumbing menjadi gambaran bahwa teknologi sederhana dapat mendukung keselamatan pendaki di alam bebas. Meski demikian, penggunaan perangkat tersebut saat ini masih terbatas bagi amatir radio berlisensi karena frekuensi yang dipakai berada pada pita amatir radio yang diatur pemerintah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....