Cara Membaca Kode Ban Motor: Cermati Ukurannya, Jangan Asal Gaya
- 30 Apr 2026 07:44 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Ban merupakan komponen penting yang ada pada sepeda motor. Hal ini disebabkan karena ban merupakan komponen yang langsung bersinggungan dengan permukaan jalan dan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi keamanan dan kenyamanan berkendara.
Oleh sebab itu, pemilihan ukuran ban yang sesuai penting dilakukan sebelum membeli ban. Apabila pemilihan ukuran ban tidak sesuai dengan rekomendasi, maka resiko kecelakaan lalu lintas akan meningkat.
Jika kita cermati, pada sisi sekitar ban terdapat rangkaian huruf dan angka. Huruf dan angka ini bukan sekedar hiasan semata, tapi juga merupakan kode yang digunakan untuk menentukan ukuran ban.
Terdapat dua sistem pengkodean ukuran ban yang popular di pasaran Indonesia, yaitu pengkodean ukuran ban dengan sistem metrik dan imperial.
Kode Metrik
Kode metrik pada ban terdiri dari serangkaian huruf dan angka. Sebagai contoh ukuran ban 100/80-17 M/C 52P, maka pembacaan ukuran ban adalah sebagai berikut:
- 100 = Lebar Ban dalam satuan milimeter.
- 80 = Aspek Rasio atau perbandingan tinggi terhadap lebar ban (Tinggi Ban = 100 x 80% = 80mm).
- - = Menunjukkan tipe konstruksi dari ban. Nilai - menunjukkan bahwa ban tersebut merupakan ban bias. Kode lain adalah R yang menunjukkan tipe ban Radial dan B yang menunjukkan tipe ban sabuk bias.
- 17 = Diameter dalam (inner diameter) ban yang menempel dengan velg dan dinyatakan dalam satuan inchi.
- M/C = Kode yang menandakan bahwa ban diperuntukkan untuk sepeda motor (motorcycle)
- 52 = Index Beban, menyatakan beban maksimum dalam satuan kilogram yang dapat ditanggung oleh ban. Nilai index ini dapat dilihat pada tabel index beban. Nilai 52 menunjukkan bahwa beban maksimum ban adalah 200 kg.
- P = Index Kecepatan, menyatakan kecepatan maksimum dalam satuan km/jam yang dapat ditanggung oleh ban. Nilai index ini dapat dilihat pada table index kecepatan. Nilai P menunjukkan bahwa kecepatan maksimum ban adalah 150 km/jam.
Kode Imperial
Pada kode ban imperial, seluruh satuannya menggunakan satuan inchi. Sebagai contoh ukuran ban 2.75-17, maka pembacaan ukuran ban adalah sebagai berikut:
- 2.75 = Lebar sekaligus tinggi ban dalam satuan inchi.
- 17 = Diameter dalam (inner diameter) ban yang menempel dengan velg dan dinyatakan dalam satuan inchi.
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah memilih ukuran ban yang direkomendasikan oleh pabrikan. Ukuran ban yang direkomendasikan oleh pabrikan merupakan nilai ideal yang sesuai dengan karakter dari sepeda motor.
Penambahan ukuran lebar ban sepeda motor dapat membuat konsumsi bahan bakar menjadi meningkat. Hal ini disebabkan karena massa ban yang bertambah dan bidang kontak antara ban dan permukaan jalan yang semakin besar, sehingga gaya gesekan juga semakin besar.
Sebaliknya, pengurangan ukuran lebar ban akan menurunkan daya cengkram ban. Hal ini dapat menyebabkan resiko tergelincir dan selip semakin besar.
Oleh karena itu, pilihlah ukuran ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Karena pada akhirnya, perjalanan yang hebat adalah perjalanan yang sampai ke tujuan dengan selamat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....