UIN Sunan Kalijaga Gandeng Saratoga, Bidik Kemandirian Ekonomi Kampus
- 24 Apr 2026 21:05 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas— Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta terus memperkuat langkah transformasi menuju perguruan tinggi yang mandiri secara ekonomi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penjajakan kerja sama strategis dengan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, salah satu perusahaan investasi terkemuka di Tanah Air.
Langkah ini ditandai dengan kunjungan resmi Rektor UIN Sunan Kalijaga, Noorhaidi Hasan, bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Abdur Rozaki, ke kantor pusat Saratoga di Menara Karya Tower, Kuningan, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Rombongan pimpinan kampus tersebut disambut langsung oleh jajaran direksi, termasuk tokoh bisnis nasional Edwin Soeryadjaya selaku Komisaris Utama Saratoga. Kedua pihak membahas peluang sinergi konkret antara dunia akademik dan sektor investasi profesional, khususnya dalam mengakselerasi pertumbuhan unit bisnis kampus.
Sebagai institusi yang mengelola Badan Layanan Umum (BLU), UIN Sunan Kalijaga berupaya mengoptimalkan Pusat Pengembangan Bisnis agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi kampus. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi menuju status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).
“Pertemuan ini merupakan momen penting bagi kami untuk mendiskusikan berbagai peluang kemitraan strategis. Kami merasa terhormat dapat bersinergi dengan entitas investasi besar demi mendorong kemandirian bisnis kampus,” ujar pihak pimpinan UIN di sela pertemuan dalam rilis yang diterima oleh RRI Purwokerto.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Saratoga dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk memberikan pendampingan strategis. Sekaligus membuka peluang keterlibatan langsung, dalam pengembangan potensi ekonomi universitas.
Kolaborasi ini juga tidak lepas dari peran Mubarok Institute sebagai jembatan antara dunia akademik dan sektor korporasi. Pertemuan tersebut difasilitasi langsung oleh Chairman Mubarok Institute, Fadhil As. Mubarok, bersama Sekretaris Jenderal Herry Purnomo.
Menurut Gus Fadhil, langkah progresif yang diambil UIN Sunan Kalijaga berpotensi menjadi model baru bagi perguruan tinggi di Indonesia dalam mengelola unit bisnis secara profesional.
“Kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing universitas di tengah tantangan ekonomi global,” ujarnya.
Pihak Saratoga pun menyambut positif inisiatif tersebut. Mereka menilai perguruan tinggi memiliki kekuatan besar. Dari sisi sumber daya manusia dan aset intelektual yang, jika dikelola dengan pendekatan korporasi, mampu memberikan dampak ekonomi signifikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....