Komdigi dan Indosat Luncurkan Sahabat-AI
- 28 Mar 2026 05:47 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas— Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi memperkenalkan Sahabat-AI, platform kecerdasan buatan (AI) berbasis aplikasi yang dirancang untuk memperkuat ekosistem AI nasional yang berdaulat, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan lokal, pada Jumat ( 27/3/2026).
Sahabat-AI hadir sebagai platform terbuka yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, kreator, pelaku usaha, hingga institusi publik. Aplikasi ini kini tersedia di perangkat Android dan iOS, sehingga mempermudah akses masyarakat terhadap teknologi AI.
Dalam keterangan pers yang diterima oleh RRI Purwokerto. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan, bahwa peluncuran Sahabat-AI merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian teknologi nasional.
“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, platform tersebut dirancang agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terhalang perbedaan bahasa dan budaya, dengan mengusung konsep “AI Paling Indonesia” yang mengakar pada bahasa serta nilai lokal.
Presiden Direktur dan CEO Indosat Vikram Sinha menyatakan bahwa Sahabat-AI dikembangkan sebagai platform yang inklusif dan dapat dimanfaatkan secara luas. “Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia. Teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang,” kata Vikram.
Sahabat-AI mengusung kemampuan multi-model dan multi-modal yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai fitur dalam satu aplikasi, seperti pengolahan teks, pembuatan gambar dan video, pencarian cerdas, bantuan pemrograman, hingga analisis data. Integrasi ini diharapkan dapat memperluas pemanfaatan AI secara praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, platform ini juga dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem nasional sebagai bagian dari upaya kolektif mendorong transformasi digital Indonesia. Pendekatan ini menempatkan kebutuhan lokal sebagai fondasi utama pengembangan teknologi.
Untuk memastikan penggunaan yang aman, Sahabat-AI dilengkapi dengan sistem pengamanan berlapis (guardrails) yang disesuaikan dengan norma sosial, budaya, dan standar etika di Indonesia. Langkah ini juga mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ruang digital yang sehat dan bebas dari konten negatif.
Ia menambahkan, keterbukaan platform ini diharapkan dapat menjadi fondasi inovasi bagi individu, startup, pelaku usaha, hingga institusi publik di seluruh negeri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....