Digital Safety Kunci Sekolah Rakyat Lawan Kemiskinan
- 09 Nov 2025 09:08 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto: Dalam era digital yang semakin maju, penting bagi kita untuk memahami bagaimana melindungi diri kita dari ancaman digital. Forum Diskusi Publik bertajuk "Digital Safety: Campaign Sekolah Rakyat sebagai Pemutus Rantai Kemiskinan" yang diadakan oleh Ditjen Komunikasi Publik dan Media menghasilkan kesimpulan bulat: kolaborasi antara kebijakan, pendidikan, dan aksi lapangan adalah formula terbaik untuk memanfaatkan teknologi sebagai alat pengentas kemiskinan.
Anggota Komisi I DPR RI, Elnino M. Husain Mohi, yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya dukungan regulasi. "Kami di DPR akan terus mendorong agar program literasi digital ini didukung penuh oleh negara, karena ini bukan hanya soal internet, tapi soal martabat dan perlindungan rakyat dari kejahatan online," ujarnya. Ia melihat bahwa keamanan digital adalah hak dasar yang harus dilindungi secara hukum.
Sementara itu, dari sisi praktisi, N. Syamsul Panna, seorang Pegiat Literasi Digital, menyoroti tantangan di lapangan. "Percuma bicara e-commerce kalau masyarakat kita masih gampang kena modus hadiah online atau phishing. Kami di lapangan selalu bilang, 'keselamatan dulu, baru produktivitas'. Edukasi harus santai, dekat, dan bisa langsung dipraktikkan, itu baru Sekolah Rakyat yang relevan," jelasnya. Ia mendorong agar materi digital safety disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh semua kalangan.
Aspek kurikulum dan pengembangan skill digital ditekankan oleh Dr. Ir. Endah Murtiana Sari, Rektor Universitas Sains Indonesia. Beliau berpendapat, institusi pendidikan harus menjadi lokomotif. "Program Sekolah Rakyat harus didesain ulang agar menghasilkan skill yang benar-benar siap kerja atau siap berwirausaha secara online. Perguruan tinggi siap berkontribusi dalam menyusun kurikulum yang relevan, memastikan bahwa skill yang diajarkan itu sesuai dengan kebutuhan pasar digital saat ini," ujarnya.
Secara keseluruhan, diskusi ini memperkuat optimisme bahwa dengan pondasi keamanan digital yang kuat (diperjuangkan oleh Pegiat dan didukung Legislator) dan kurikulum pendidikan yang tepat (disusun oleh Akademisi), program Sekolah Rakyat dapat menjadi model yang efektif dan modern untuk memutus rantai kemiskinan di berbagai daerah. (Fahim)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....