Mengulik Komponen Elektronik pada Pesawat Nirawak (Drone)

  • 30 Okt 2025 20:48 WIB
  •  Purwokerto

KBRN Banyumas: Pesawat nirawak (Drone) telah dikenal luas oleh masyarakat sebagai alat bantu untuk foto udara. Drone ini dapat dikendalikan dari jarak jauh oleh operator, atau dikendalikan secara otomatis melalui komputer.

Sebagian besar drone menggunakan tenaga listrik yang diperoleh dari baterai sebagai sumber energi utamanya. Menurut Supardi S. Samudin dalam artikelnya yang berjudul Pengembangan Pesawat Tanpa Awak Pembawa Kotak Obat, dikemukakan komponen-komponen elektronik drone, yaitu sebagai berikut:

Flight Controller (FC)

Flight controller merupakan otak atau pengendali dari drone yang mengolah masukan dan keluaran dari dan ke sistem. Flight controller bertanggungjawab untuk mengendalikan motor agar drone dapat terbang sesuai keinginan operator.

Flight controller sebagian besar sudah dilengkapi dengan sensor giroskop, akselerometer, dan GPS yang berfungsi untuk mengukur stabilitas dan posisi dari drone. Jika sensor mendeteksi pengukuran yang tidak stabil, maka FC akan mengirim perintah ke motor untuk menjaga drone agar tetap stabil.

Motor

Motor yang sering digunakan pada drone adalah motor berjenis brushless DC. Pemilihan motor brushless harus disesuaikan dengan ukuran frame atau beban keseluruhan ditambah dengan beban angkut maksimal dari drone.

Electronic Speed Controller (ESC)

ESC merupakan perangkat elektronik yang digunakan untuk mengatur putaran dari motor. ESC menerima masukan sinyal dari flight controller lalu mengonversinya menjadi sinyal pulsa dengan arus yang mencukupi sehingga motor dapat berputar.

Baling-baling (Propeller)

Baling-baling merupakan komponen yang tersambung ke poros putar motor, sehingga putarannya mengikuti putaran motor. Baling-baling berfungsi untuk menggerakkan udara di sekitar drone, sehingga drone dapat terdorong terbang ke atas.

Ukuran baling-baling harus dipilih proporsional terhadap ukuran frame, motor, dan beban dari drone. Selain itu, ada dua arah putar dari baling-baling, yaitu searah jarum jam (CW) atau berlawanan arah jarum jam (CCW).

Rangka (Frame)

Frame merupakan rangka dari drone sebagai tempat peletakan komponen-komponen drone. Frame tersedia dalam beberapa ukuran, sehingga pengguna dapat memilih sesuai dengan kebutuhan.

Transmiter dan Receiver

Transmitter dan Receiver merupakan perangkat yang digunakan untuk berkomunikasi antara drone dengan Ground Control Station (GCS), melalui frekuensi tertentu. Receiver dan transmitter berfungsi untuk mengendalikan manuver dari drone.

Baterai

Baterai merupakan komponen yang digunakan untuk menyimpan energi listrik yang akan dipakai saat drone terbang. Tipe baterai yang banyak digunakan pada drone umumnya merupakan baterai berjenis lithium polimer atau lithium ion.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....