MQTT, Protokol Internet of Things (IoT) yang Praktis

  • 21 Sep 2025 21:08 WIB
  •  Purwokerto

KBRN Banyumas: Internet of Things (IoT) telah merambah ke berbagai sendi kehidupan manusia karena manfaatnya yang besar. Perangkat yang telah menggunakan teknologi IoT dapat dengan mudah kita kendalikan atau pantau secara nirkabel melalui internet dimana saja dan kapan saja.

Semakin berkembangnya teknologi IoT, maka akan semakin banyak perangkat yang terkoneksi ke internet. Hal ini akan berimplikasi pada semakin tingginya bandwidth data yang terpakai, sehingga proses pengiriman data antar perangkat menjadi lambat dan tidak efektif.

Claudia Felicia Permatasari, dalam artikelnya yang berjudul Optimasi Jalur Transfer Data dari HTTP menjadi MQTT pada IoT mengutarakan IoT pada mulanya menggunakan protokol HTTP yang memiliki struktur data yang rumit, ukuran yang besar, dan pemrosesan data yang tidak bersahabat untuk perangkat sistem tertanam. Lambat laun penggunaan protokol HTTP untuk pengiriman data IoT dirasa kurang mencukupi. Oleh sebab itu, para pengembang IoT mulai beralih menggunakan protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) untuk pengiriman data antar perangkat.

Protokol MQTT memiliki keunggulan daripada HTTP dimana pesan yang dikirmkan melaui MQTT lebih sederhana dan ringan, seperti yang dikemukakan oleh Totok Budioko dalam artikel yang berjudul Sistem Monitoring Suhu Jarak Jauh Berbasis Internet of Things Menggunakan Protokol MQTT.

Protokol MQTT menggunakan arsitektur publish dan subscribe yang dirancang dengan lisensi sumber terbuka sehingga dapat diimplementasikan dengan bebas dan mudah. Protokol MQTT mampu menangani banyak klien dalam satu server dengan efektif, karena hanya menggunakan bandwidth data yang kecil untuk setiap kliennya.

Penggunaan protokol MQTT dapat meminimalisir hilang atau rusaknya data saat proses pengiriman karena protokol ini menggunakan transport Transmission Control Protocol (TCP). Transport TCP mampu menjamin pengiriman data berlangsung dengan baik.

Protokol MQTT juga dapat dikombinasikan dengan teknologi Transport Layer Security/Secure Sockets Layer (TLS/SSL) untuk meningkatkan keamanan data. Data yang dikirim dengan TLS/SSL akan di enkripsi sehingga tidak mudah di sadap oleh orang lain, sehingga pengguna tidak perlu khawatir terhadap serangan penyadap.

Para pengembang terus melakukan pembaharuan terhadap protokol MQTT agar pengiriman data menjadi lebih efektif dan efisien. Saat ini telah hadir MQTT versi 5 yang telah meminimalisir kekurangan dari MQTT versi sebelumnya, ditambah dengan beberapa fitur baru yang lebih siap untuk menangani fitur kompleks aplikasi IoT modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....