Peringatan Hari Pramuka ke-65, Wabup Wakhid Ajak Pramuka Banjarnegara Jawab Tantan

  • 14 Sep 2026 17:17 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas- Ratusan anggota Gerakan Pramuka memadati Lapangan Pandawa, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Senin (14/9/2026), untuk melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Banjarnegara.

Sebelum upacara dimulai, sebanyak 20 Kwartir Ranting se-Kabupaten Banjarnegara menyuguhkan aksi defile yang disusul barisan kontingen yang tampil memboyong deretan piala kejuaraan yang berhasil disabet Pramuka Banjarnegara, menjadi sebuah simbol kebanggaan atas dedikasi dan prestasi yang diraih selama ini.

Wakil Bupati Banjarnegara sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Banjarnegara, Wakhid Jumali, bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, Wakhid menekankan, Hari Pramuka bukan sekedar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa melalui karya, keteladanan, serta dedikasi. Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dinilai tetap relevan membentuk pribadi yang tangguh di tengah perubahan zaman.

"Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma tetap menjadi benteng dan pedoman utama bagi anggota Pramuka agar tetap tangguh menghadapi gempuran perubahan zaman," tegasnya

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 ini mengusung tema Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan. Tema ini menjadi wujud nyata komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita kedua Pemerintah Republik Indonesia terkait swasembada pangan, energi dan air.

"Swasembada pangan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan tanam-menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenali dan menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya," terangnya.

Wabup juga menyoroti berbagai tantangan global maupun sosial yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari perubahan iklim, perkembangan kecerdasan buatan (AI), dinamika geopolitik, hingga ancaman penyalahgunaan narkoba, perundungan, hoaks dan judi online.

Menjawab tantangan tersebut, pendidikan kepramukaan kini terus dikembangkan. Konsep yang semula berbasis learning by doing kini bertransformasi menjadi learning, creating and solving.

Melalui pendekatan baru ini, setiap anggota Pramuka diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman, tetapi juga memiliki wawasan, keterampilan, kedisiplinan, serta keberanian untuk menerapkan gagasan di lingkungan gugus depan, sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Wabup Wakhid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Majelis Pembimbing Cabang, Kwartir Ranting, pembina, pelatih, andalan, serta semua pihak yang konsisten mendukung Gerakan Pramuka di Banjarnegara.

"Selamat Hari Pramuka ke-65. Mari mantapkan langkah untuk mewujudkan generasi emas serta Kabupaten Banjarnegara yang maju dan sejahtera," pungkasnya.***

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....