Banjarnegara Movies 2026 Angkat Kearifan Lokal lewat Karya Sinema
- 09 Agt 2026 07:25 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara - Pemkab Banjarnegara melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar Penganugerahan Kompetisi Film Pendek Pelajar Banjarnegara Movies 2026, Sabtu (8/8/2026) malam.
Berbeda dari tahun sebelumnya yang diselenggarakan di dalam gedung, acara kali ini dipusatkan di ruang terbuka Alun-alun Banjarnegara dengan memanfaatkan teknologi video mapping guna mendekatkan karya sinematografi pelajar kepada masyarakat luas.
Kepala Disparbud Kabupaten Banjarnegara, Tursiman S.Sos menyampaikan, ajang ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas karya kreatif dan seni sinematografi pelajar, sekaligus wadah promosi tradisi, kearifan lokal dan potensi daerah melalui media visual.
"Tema Banjarnegara Movies tahun ini adalah local wisdom atau kearifan lokal, yang berfokus pada pandangan hidup, nilai-nilai luhur dan norma tradisional yang diwariskan secara turun-temurun di Kabupaten Banjarnegara," jelas Tursiman
Antusiasme peserta pada gelaran tahun ini mencatatkan peningkatan. Sebanyak 48 karya film berkompetisi, terdiri atas kategori SMA/SMK/MA/sederajat dengan 14 film fiksi dan 11 film dokumenter, serta kategori SMP/MTs/sederajat dengan 13 film fiksi dan 10 film dokumenter.
Seluruh karya dinilai oleh tim juri dan kurator dari dalam dan luar daerah, antara lain Kepala Dinkominfo Banjarnegara, Sagiyo, Dosen DKV Universitas Telkom Purwokerto, Ferdinanda, aktor dan presenter, Dena Emma Pribadi, serta praktisi film dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Daru Satrioadi Wiguna selaku kurator.
Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana, mengapresiasi penyelenggaraan ajang ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan positif generasi muda.
"Saya mendukung seluruh kegiatan positif yang ada di Banjarnegara. Harapan ke depan, ajang ini tidak hanya dibuka untuk pelajar saja, tetapi juga untuk masyarakat umum," ujar Bupati Amalia
Ia pun menekankan pentingnya promosi daerah melalui seni perfilman. Menurutnya, Kabupaten Banjarnegara yang terdiri dari 20 kecamatan memiliki banyak potensi yang dapat dipopulerkan melalui cerita menarik di dalam film.
Bupati juga berpesan agar para peserta menjadikan ajang ini sebagai sarana berbagi ilmu dan memperkuat ekosistem perfilman lokal.
"Menang atau kalah jangan menjadi penghalang. Teruslah berkarya dan berkreasi. Siapa tahu dari ajang ini kelak lahir aktor, sutradara, maupun produser yang membawa nama Banjarnegara ke tingkat nasional bahkan hingga internasional," tambahnya
Puncak acara ditandai dengan pengumuman para juara. Pada kategori Film Dokumenter tingkat SMP, Juara 1 diraih oleh SMP N 1 Banjarnegara lewat karya berjudul Ben Liar, disusul SMP N 2 Madukara dengan Tutur Gerak sebagai Juara 2, dan SMP N 3 Satu Atap Karangkobar melalui film Tandesing Kawruh yang menempati Juara 3.
Sementara itu, untuk kategori Film Fiksi tingkat SMP, gelar Juara 1 berhasil disabet oleh SMP N 1 Pandanarum dengan film Gendis Arum. Posisi Juara 2 diraih oleh SMP N 1 Punggelan lewat film Tali Kutang dan Juara 3 didapatkan oleh SMP N 2 Banjarnegara melalui film Teteg.
Di jenjang SMA kategori Film Dokumenter, MAN 1 Banjarnegara tampil sebagai Juara 1 melalui karya Sawah Ilang. Tempat kedua diduduki oleh SMA N 1 Sigaluh dengan film Gembongan, Desa Gembong Kebudayaan, sedangkan SMK Taman Siswa Banjarnegara menyabet Juara 3 lewat film Warisan Banjarnegara.
Adapun pada kategori Film Fiksi tingkat SMA, Juara 1 berhasil diraih oleh SMK 1 Punggelan melalui film berjudul Lenga Klentik. Juara 2 diraih oleh SMA 1 Wanadadi dengan film Wolak Walik dan Juara 3 diraih oleh SMK HKTI 2 Purwareja Klampok lewat karya bertajuk Suwung. (kominfo/sdw/bws/mjp)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....