Hiu Selatan Hard Enduro Angkat Cilacap ke Panggung Sport Tourism Dunia

  • 03 Jul 2026 08:24 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Cilacap: Kabupaten Cilacap kembali menjadi panggung olahraga otomotif dunia melalui penyelenggaraan Hiu Selatan International Hard Enduro Vol. 8 pada 3–5 Juli 2026. Ajang yang menghadirkan pembalap hard enduro papan atas dunia ini diharapkan memperkuat citra Cilacap sebagai destinasi sport tourism sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Harapan tersebut disampaikan Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Sri Murniyati, saat konferensi pers di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Cilacap, Kamis (2/7/2026)

Menurut Sri Murniyati, penyelenggaraan kompetisi bertaraf internasional menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa Cilacap semakin diperhitungkan sebagai tuan rumah berbagai event olahraga berskala global.

“Kehadiran para rider dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara menunjukkan bahwa Cilacap memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, tetapi juga memperkenalkan potensi alam, budaya, dan ekonomi Kabupaten Cilacap kepada dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, dampak penyelenggaraan ajang tersebut diharapkan tidak berhenti pada dunia olahraga, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan pelaku usaha lokal, serta memperkuat daya saing Cilacap di tingkat nasional maupun internasional.

Koordinator Hiu Selatan International Hard Enduro, Law Aguan, mengatakan edisi kedelapan tahun ini diikuti peserta dari 18 negara dengan 27 rider internasional. Hingga menjelang pelaksanaan, tercatat 289 peserta telah mendaftar sebagai pembalap kompetisi dan sekitar 270 peserta lainnya mengikuti kelas partisipasi. Total peserta diperkirakan mencapai sekitar 500 rider, di luar ribuan peserta reguler yang turut meramaikan kegiatan.

“Event ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi bagi pecinta hard enduro. Kami sudah memetakan seluruh jalur dan akan menyesuaikan tingkat kesulitan untuk setiap kelas agar peserta dapat menikmati lintasan sesuai kemampuan masing-masing,” kata Lain.

Sejumlah pembalap elite dunia dipastikan tampil, di antaranya Manuel Lettenbichler (Jerman), Trystan Hart (Kanada), Mario Roman (Spanyol), dan Alfredo Gomez (Spanyol). Mereka akan bersaing dengan rider dari Mongolia, Korea Selatan, Iran, China, Jepang, Australia, serta para crosser terbaik Indonesia.

Rangkaian Hiu Selatan International Hard Enduro Vol. 8 diawali dengan Downtown Prologue di kawasan Titik Nol Kilometer Cilacap pada Jumat (3/7). Selanjutnya, balapan utama digelar pada 4–5 Juli di lintasan ekstrem Desa Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, yang dikenal memiliki karakter medan menantang dan menjadi daya tarik utama ajang tersebut.

Sebagai salah satu kompetisi hard enduro terbesar di Indonesia dan Asia, penyelenggaraan Hiu Selatan International Hard Enduro Vol. 8 diharapkan semakin mengukuhkan Cilacap sebagai tuan rumah event olahraga ekstrem bertaraf internasional sekaligus mendongkrak sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan UMKM selama pelaksanaan kegiatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....