Jaga Kelestarian Alam, Rider Dunia Hiu Selatan Hard Enduro Tanam Pohon di Cilacap
- 03 Jul 2026 08:24 WIB
- Purwokerto
KBRN, Cilacap: Mengawali ajang balap motor trail ekstrem bertaraf internasional, panitia Hiu Selatan Hard Enduro Ke-8 bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Cilacap dan sejumlah rider top dunia menggelar aksi peduli lingkungan yakni penanaman pohon alpukat di area Bumi Perkemahan Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Kamis (2/7/2026).
Hiu Selatan sendiri dikenal sebagai ajang hard enduro terbesar di kawasan Asia yang terus menjadi sorotan dunia. Kompetisi ini mempertemukan para rider profesional dari berbagai belahan dunia untuk menaklukkan beragam rintangan ekstrem, seperti tanjakan yang hampir mustahil dilalui (impossible climbs) serta jalur balap yang penuh hambatan berat.
Aksi penghijauan ini diikuti oleh Founder Hiu Selatan Law Agwan, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Cilacap Budi Narimo, jajaran Forkopimcam, serta Kepala Desa Jambusari. Istimewanya, sejumlah pembalap dunia seperti Trystan Hart (Kanada), Mario Roman (Spanyol), Manuel Lettenbichler (Jerman), hingga beberapa rider lokal turut turun langsung mencangkul dan menanam bibit pohon.
Dalam sambutannya, Kepala Disparpora Cilacap, Budi Narimo, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut. Mengingat olahraga hard enduro sangat identik dengan tantangan alam, sudah selayaknya pemanfaatan alam juga dibarengi dengan komitmen untuk merawatnya.
“Kegiatan ini adalah lambang dan simbol kepedulian dari tim Hiu Selatan yang nanti akan menggunakan area sekitar sini. Tentunya nanti mungkin ada sedikit rumput atau tanaman yang akan rusak, sehingga kita mengganti dengan tanaman yang bermanfaat yaitu tanaman buah alpukat. Semoga ini bisa menjadi simbol rasa kepedulian dan wujud nyata dari panitia dan para rider yang peduli kepada kelestarian alam,” ujar Budi.
Budi menambahkan, selain untuk mengakomodir hobi para pecinta motor trail, event internasional ini menjadi momentum pariwisata yang strategis bagi Kabupaten Cilacap. Kedatangan ribuan pengunjung dan wisatawan mancanegara diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat lokal secara signifikan.
Aksi ramah lingkungan ini juga mendapat respons positif dari pembalap asal Kanada, Trystan Hart. Baginya, menjaga keseimbangan bumi di sela-sela kompetisi yang ketat merupakan sebuah tindakan yang luar biasa.
“Kegiatan penanaman pohon ini keren. Maksudnya memelihara alam itu adalah hal yang baik ‘kan? Untuk menjaga bumi selama yang kita mampu. Jadi hari ini menanam satu pohon, tahun depan kembali ke sini lagi untuk menanam dua atau tiga pohon lagi,” ungkap Trystan.
Terkait kesiapannya dalam kompetisi Hiu Selatan Hard Enduro Ke-8, Trystan mengaku sangat antusias sekaligus tertantang dengan sirkuit yang disiapkan oleh panitia.
“Saya tidak sabar menunggu untuk babak prologue-nya yang cukup sulit dan mengerikan. Saya pikir mereka cukup serius dengan ini karena saya melihat ada beberapa hambatan yang ekstrem. Saya tidak memasang target (khusus) untuk pertandingan besok, hanya berusaha memberikan penampilan yang baik untuk fans lokal dan berharap mereka akan menikmatinya,” pungkas Trystan.




Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....