Pancasila Jadi Pendoman Moral Hadapi Tantangan Era Digital
- 05 Mei 2026 06:59 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Penguatan ideologi Pancasila dinilai semakin penting di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital. Hal ini dibahas dalam dalam Webinar Literasi Digital bertema “Penguatan Ideologi Pancasila” yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital bekerja sama dengan Komisi I DPR RI.
Di tengah maraknya disinformasi, hoaks, hingga masuknya ideologi asing seperti radikalisme, Pancasila dinilai berfungsi sebagai pedoman moral dan filter kebangsaan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi landasan agar masyarakat tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
"Pancasila bukan merupakan warisan yang statis. Ia adalah energi hidup yang terus menginspirasi setiap generasi di Indonesia,” ujar Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si., Ketua Komisi Kemitraan, Hubungan Antar Lembaga, dan Infrastruktur Dewan Pers.
Generasi muda didorong untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis. Sikap ini penting agar masyarakat mampu menyaring informasi secara bijak, menghindari sesat pikir, serta menjadi pelaku perubahan yang aktif di tengah perkembangan zaman.
Penguatan nilai Pancasila juga dinilai harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga. Penanaman sikap toleransi, saling menghormati, dan menghargai perbedaan perlu dibangun sejak dini agar menjadi karakter yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat.
Di ruang digital, masyarakat diajak lebih aktif menghadirkan konten positif yang mendorong persatuan, gotong royong, dan toleransi. Langkah ini dinilai menjadi bentuk perlawanan terhadap penyebaran hoaks maupun narasi ekstrem yang dapat memecah belah bangsa.
Dengan adanya penguatan ideologi Pancasila, masyarakat diharapkan mampu menghadapi tantangan era digital dengan tetap berpegang pada nilai kebangsaan. Dengan demikian, kemajuan teknologi dapat berjalan seiring dengan kokohnya persatuan nasional. (Dwinanda)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....